Perempuan Bomanu Bangun Ekonomi melalui Kebun Jeruk
- 31 Jul 2026 13:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada – Kaum perempuan di Kampung Bomanu membuktikan mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga melalui pengelolaan kebun jeruk. Berawal dari upaya memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, mereka kini mengembangkan usaha hortikultura yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Ketua Kelompok Tani Jeruk Kampung Bomanu, Maria Erna Goreti Pati, mengatakan kelompok yang dipimpinnya beranggotakan 15 perempuan yang aktif mengelola kebun jeruk. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam sektor pertanian menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dalam program Komunitas Bicara Pro 1 RRI Ende, Minggu, 26 Juli 2026, Erna mengungkapkan semangat berkebun lahir dari keinginan para ibu untuk memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi. "Kami kaum ibu ini yang paling menghadapi kekurangan di dapur," ujarnya, menggambarkan alasan utama perempuan mengambil peran lebih besar dalam pertanian.
Ia menjelaskan, pengelolaan kebun jeruk dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong dan saling mendukung antarsesama anggota. Melalui pendampingan dan motivasi yang terus diberikan, kelompok tani mampu menjaga produktivitas kebun meski menghadapi berbagai tantangan.
| Baca juga: Sikka Bidik Jadi Tuan Rumah PON 2028 |
Erna mengakui tidak semua proses berjalan mulus karena perbedaan pandangan di antara anggota kerap muncul. Namun, ia meyakini komunikasi yang baik, ketekunan, dan komitmen bersama menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan kelompok serta meningkatkan hasil panen.
Keberhasilan Kelompok Tani Jeruk Kampung Bomanu menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan sektor pertanian di tingkat desa. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, keterlibatan mereka juga memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendorong pemberdayaan perempuan melalui usaha produktif berbasis potensi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....