Kapolres Baru Flores Timur Disambut Tradisi Adat Larantuka
- 31 Jul 2026 13:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Larantuka – Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase memulai tugasnya dengan nuansa budaya lokal setelah disambut tradisi adat Larantuka di Mapolres Flores Timur, Jumat 31 Juli 2026. Penyambutan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Flores Timur, Ny. Anita Gede, menjadi simbol penerimaan pimpinan baru sekaligus penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat Flores Timur.
Kedatangan AKBP Gede Putra Yase bersama Ny. Anita Gede disambut Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina bersama Wakil Ketua Bhayangkari. Rangkaian penyambutan diawali dengan tradisi kedinasan sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan di lingkungan Polres Flores Timur.
Nuansa adat Larantuka kemudian terasa ketika Raja Larantuka Don Martinus DVG memberikan sapaan adat kepada Kapolres Flores Timur. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam penyambutan karena mempertemukan tradisi kepolisian dengan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat setempat.
Dalam prosesi itu, Kapolres Flores Timur menerima pengalungan selendang sebagai simbol penghormatan. Sementara Ketua Bhayangkari Cabang Flores Timur menerima buket bunga dalam rangkaian penyambutan tersebut.
Tradisi penyambutan dilanjutkan dengan jajar kehormatan dan pemberian ucapan selamat dari seluruh personel Polres Flores Timur. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk menyambut kehadiran pimpinan baru dalam menjalankan tugas pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat.
Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan tradisi penyambutan Kapolres merupakan bagian dari tradisi kedinasan Polri yang memiliki makna penting. Menurutnya, prosesi tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada pimpinan baru, tetapi juga menunjukkan penghargaan terhadap budaya lokal.
Ia menjelaskan, budaya Larantuka yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Flores Timur terus dijaga dan dihormati dalam berbagai momentum. Menurutnya, keberadaan tradisi lokal dalam penyambutan juga memperlihatkan bahwa kepolisian hadir dengan menghargai identitas budaya masyarakat yang dilayaninya.
AKP Eliezer menambahkan, momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan soliditas seluruh personel Polres Flores Timur. Kekompakan internal dinilai penting agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia berharap penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal dapat semakin memperkuat hubungan antara Polres Flores Timur dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mendukung terciptanya pelayanan kepolisian yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Flores Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....