Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.200 Meter

  • 30 Jul 2026 10:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur kembali mengalami erupsi pada Rabu 29 Juli 2026 pukul 05.58 WITA. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak, sementara status aktivitas gunung tetap berada pada Level III atau Siaga.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Sebaran abu condong ke arah utara dan timur laut dari kawah.

Erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan durasi sekitar 55 detik. Hingga laporan diterbitkan, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III atau Siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. Imbauan tersebut bertujuan mengurangi risiko terhadap potensi bahaya yang masih dapat terjadi di sekitar kawah.

PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Warga diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya terkait aktivitas gunung.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote yang berada di aliran sungai berhulu di puncak gunung.

Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG mengimbau penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Pemerintah daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera maupun PVMBG guna memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas gunung.

Tag: Gunung Lewotobi Laki-laki, Erupsi Lewotobi, Flores Timur, PVMBG, Gunung Api, Status Siaga, Kolom Abu, Wulanggitang, Banjir Lahar, Hujan Abu Vulkanik

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....