Trauma Healing Polwan Polres Flotim Pulihkan Keceriaan Anak Pasca Konflik
- 27 Jul 2026 14:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Jajaran Polwan Polres Flores Timur menggelar trauma healing bagi siswa SDK St. Theresia Bele, Kecamatan Adonara Timur, Senin 27 Juli 2026. pascaperselisihan antarwarga yang berdampak pada rasa aman anak-anak. KegiatanTimur tersebut dikemas melalui permainan edukatif, nyanyian, motivasi, serta interaksi bersama untuk membantu siswa kembali ceria dan nyaman mengikuti proses belajar.
Kegiatan dipimpin Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina bersama personel dan Polwan Polres Flores Timur di halaman sekolah. Para siswa diajak mengikuti berbagai permainan dan aktivitas bersama yang dirancang untuk mengurangi rasa takut sekaligus membangun kembali semangat mereka.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan, terlihat dari antusiasme siswa mengikuti setiap rangkaian aktivitas. Kehadiran personel Polwan juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan polisi dalam suasana yang menyenangkan.
Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, kegiatan trauma healing menyasar anak-anak yang terdampak perselisihan antarwarga. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian membantu pemulihan psikologis siswa setelah menghadapi situasi yang mengganggu rasa aman mereka.
Menurutnya, pendekatan kepada anak-anak dilakukan dengan cara yang ringan dan menyenangkan agar mereka dapat mengekspresikan diri tanpa merasa tertekan. Ia menjelaskan, permainan, nyanyian, dan motivasi dipilih untuk menciptakan suasana positif sekaligus membantu siswa kembali membangun rasa percaya diri.
Interaksi antara polisi dan siswa juga diharapkan dapat memperkuat kembali rasa percaya anak-anak terhadap lingkungan sekitarnya. Kehadiran Polwan menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk memberikan rasa nyaman sekaligus menunjukkan bahwa polisi hadir memberikan perlindungan dan pendampingan.
Polres Flores Timur berharap kegiatan tersebut membantu para siswa kembali menjalani aktivitas belajar dengan tenang dan bersemangat. Pendampingan akan menjadi bagian penting dalam memastikan anak-anak dapat kembali menikmati proses belajar setelah situasi perselisihan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, Polres Flores Timur berupaya menghadirkan ruang pemulihan yang tidak hanya berfokus pada rasa takut, tetapi juga mengembalikan keceriaan siswa. Upaya tersebut diharapkan mampu membantu anak-anak melewati dampak psikologis pascaperselisihan dan kembali menjalani aktivitas sekolah secara nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....