BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Ancam Perairan Nusa Tenggara Timur Hari Ini
- 27 Jul 2026 13:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang - Stasiun BMKG Tenau Kupang mengingatkan nelayan dan pelaku pelayaran, untuk mewaspadai gelombang laut yang berpotensi mencapai 3 meter di sejumlah perairan NTT, Minggu 26 Juli 2027. Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 08.00 Wita hingga Senin, 27 Juli 2026 pukul 08.00 Wita.
Prakirawan Stasiun BMKG Tenau Kupang, Otniel Tino Jawa Nduruk, mengatakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Sape, Perairan Flores dan Selat Flores-Lamakera. Wilayah lain yang berpotensi meliputi Selat Pantar, Selat Alor, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Sumba, Perairan Sabu Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Kufo, hingga di Perairan Taman Nasional Komodo.
Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, yakni berkisar 2,5 hingga 3 meter, diprakirakan terjadi di Perairan Selatan Timor hingga Rote. Kondisi tersebut berisiko tinggi terhadap operasional perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri yang melintasi wilayah tersebut.
Selain tinggi gelombang, BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar perairan NTT umumnya berawan hingga berawan tebal. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 20 hingga 70 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut. Nelayan juga diminta menunda melaut apabila kondisi cuaca menunjukkan angin kencang dan gelombang tinggi demi mengurangi risiko kecelakaan di perairan.
Informasi prakiraan cuaca maritim ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat pesisir dan seluruh pelaku transportasi laut dalam merencanakan aktivitas pelayaran. Kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dinilai penting untuk menjaga keselamatan jiwa dan keamanan pelayaran di wilayah NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....