BPS: Inflasi NTT Juni 2026 Tembus 3,56 Persen

  • 19 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Juni 2026 mencapai 3,56 persen.

RRI.CO.ID, Ende – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Juni 2026 mencapai 3,56 persen. Angka tersebut sedikit berada di atas target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT, Putu Dita Pickuana, mengatakan inflasi tersebut berdasarkan rilis BPS pada 1 Juli 2026. Selain inflasi, BPS juga merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP), perdagangan luar negeri, pariwisata, dan transportasi.

"Inflasi year on year Provinsi NTT pada Juni 2026 berada di angka 3,56 persen. Angka ini sedikit di atas target pemerintah," ujarnya saat diwawancarai Pro 1 RRI Ende, pada Kamis 16 Juli 2026.

Menurut Putu, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi adalah emas perhiasan. Selain itu, kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, ikan, dan daging ayam turut memengaruhi laju inflasi.

Ia menjelaskan, kenaikan inflasi berdampak pada daya beli masyarakat. Sebagai ilustrasi, barang yang tahun lalu bernilai Rp50 ribu kini membutuhkan sekitar Rp51.780 untuk memperoleh barang yang sama.

Meski demikian, Putu menegaskan data inflasi menjadi salah satu indikator penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi. Data tersebut juga menjadi acuan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam membaca perkembangan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, BPS akan terus merilis berbagai indikator ekonomi secara berkala sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....