Imigrasi Labuan Bajo Mulai Bangun Rumah Susun Negara untuk Tingkatkan Pelayanan
- 19 Jul 2026 07:17 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo resmi memulai pembangunan Rumah Susun Negara Tipe D dan E Tahun Anggaran 2026. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di halaman Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Barat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT mengatakan, pembangunan rumah susun merupakan bagian dari upaya meningkatkan sarana dan prasarana penunjang tugas keimigrasian.
Menurutnya, penyediaan hunian yang layak bagi aparatur diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, kedisiplinan, dan produktivitas kerja sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penyediaan hunian yang layak bagi aparatur diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, kedisiplinan, serta produktivitas. Pada akhirnya, hal ini bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan, Jumat 17 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Staf Ahli Bupati mengatakan dukungan terhadap pembangunan tersebut. Kehadiran rumah susun dinilai dapat memperkuat pelayanan publik, khususnya di kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ritual adat Manggarai Tai Hang sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus doa untuk kelancaran pembangunan.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian M, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
“Kami telah menegaskan kepada pihak penyedia jasa konstruksi untuk mengutamakan mutu, keselamatan kerja (K3), dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis. Kami berharap proses pembangunan ini berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai,” katanya.
Adapun rangkaian kegiatan, ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung penguatan pelayanan keimigrasian di Labuan Bajo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....