"SMAN 1 Ende Titip Aspirasi Pendidikan, dari TPG Guru hingga Laboratorium"

  • 15 Jul 2026 09:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kepala SMA Negeri 1 Ende, Marselinus Sina, S.Pd., menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas sekolah saat menerima kunjungan kerja anggota Komisi V dan Komisi I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di SMA Negeri 1 Ende, Selasa 14 Juli 2026. Aspirasi yang disampaikan meliputi percepatan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG), perluasan penerima Program Indonesia Pintar (PIP), hingga dukungan pemenuhan fasilitas laboratorium.

Dalam sambutannya, Marselinus Sina mengatakan SMA Negeri 1 Ende terus berupaya memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh peserta didik melalui kebijakan pembiayaan yang berpihak kepada keluarga kurang mampu. Saat ini, besaran iuran GGP ditetapkan sebesar Rp1,2 juta dengan sejumlah skema keringanan bagi siswa yang memenuhi kriteria.

Ia menjelaskan, bagi siswa yang memiliki hubungan kakak beradik kandung, cukup satu orang yang melakukan pembayaran, sementara saudaranya diberikan pembebasan. Sementara itu, siswa dari keluarga kurang mampu diberikan kemudahan pembayaran secara bertahap setiap bulan, bahkan dibebaskan apabila benar-benar tidak mampu. Ia mengungkapkan, sekitar 80 siswa di SMA Negeri 1 Ende saat ini memperoleh kebijakan pembebasan biaya tersebut.

Selain kebijakan pembiayaan sekolah, Marselinus Sina juga meminta dukungan pemerintah agar penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA Negeri 1 Ende dapat diperluas. Menurutnya, masih terdapat peserta didik yang membutuhkan bantuan pendidikan sehingga diperlukan sinergi pemerintah daerah, DPRD Provinsi NTT, dan pemerintah desa untuk memperjuangkan akses bantuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan harapan para guru terkait kelancaran penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi. Marselinus mengatakan TPG menjadi salah satu sumber penghasilan penting bagi guru sehingga keterlambatan pencairan dapat berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga, termasuk biaya pendidikan anak.

Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan pengembangan profesional. Menurutnya, peningkatan kapasitas tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Ende.

Di bidang sarana dan prasarana, Ia meminta dukungan pemerintah untuk membantu sekolah mengakses pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menjelaskan, SMA Negeri 1 Ende masih membutuhkan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, terutama kelengkapan peralatan laboratorium yang selama ini pengadaannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan sekolah.

Menurutnya, fasilitas laboratorium yang memadai sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran peserta didik. Ia berharap kunjungan anggota Komisi I dan Komisi V DPRD Provinsi NTT dapat menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan pemenuhan kebutuhan sarana pendidikan tersebut.

Marselinus berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam kunjungan kerja tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah dan DPRD Provinsi NTT. Ia menilai dukungan terhadap kesejahteraan guru, bantuan pendidikan bagi siswa, serta penguatan fasilitas sekolah akan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....