BMKG Ingatkan Gelombang Sedang Ancam Sejumlah Perairan NTT

  • 13 Jul 2026 13:38 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur.
  • Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, M. Caesar Agni Pratama, mengatakan gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba
  • BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca.

RRI.CO.ID, Ende – BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur. Peringatan berlaku mulai Senin, 13 Juli 2026 pukul 08.00 WITA hingga Selasa, 14 Juli 2026 pukul 08.00 WITA

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, M. Caesar Agni Pratama, mengatakan gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan Sabu Raijua, Selat Pukuafu, serta perairan selatan Timor-Rote.

Menurutnya, kondisi tersebut berisiko tinggi terhadap aktivitas perahu nelayan dan kapal tongkang yang beroperasi di wilayah perairan tersebut.

Ia menjelaskan, cuaca di sebagian besar wilayah perairan NTT diprakirakan cerah berawan. Sementara angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 11 hingga 58 kilometer per jam.

"Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan informasi cuaca maritim sebelum berlayar," ujarnya dalam siaran bersama Pro 1 RRI Ende, Senin, 13 Juli 2026

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca. Langkah tersebut penting guna mengurangi risiko kecelakaan akibat perubahan kondisi cuaca di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....