Bupati Manggarai Resmikan Rumah Gendang, Perkuat Persatuan Masyarakat Manggarai

  • 13 Jul 2026 13:28 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, meresmikan pemanfaatan Rumah Adat Gendang Ngawe Roeng Timung di Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri’i, Jumat, 10 Juli 2026. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang disaksikan para tua adat dan masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan ritus adat kebeng sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan rumah gendang yang menjadi simbol persatuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Hery menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Gendang Ngawe Roeng Timung yang telah bergotong royong membangun rumah adat tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah gendang menjadi bukti bahwa nilai persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Manggarai.

Bupati berharap Rumah Gendang Ngawe Roeng Timung tidak hanya berfungsi sebagai bangunan adat, tetapi juga menjadi pusat pelestarian budaya, tempat bermusyawarah, serta ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui mekanisme adat. Ia mengajak masyarakat mengedepankan musyawarah di rumah gendang sebelum membawa persoalan ke pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Selain menyoroti pentingnya pelestarian adat, Bupati Hery juga mengingatkan masyarakat untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak. Ia menekankan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui peningkatan kemampuan membaca, berhitung, dan pembentukan karakter, termasuk memastikan anak perempuan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

Bupati juga mengajak pemerintah desa, sekolah, dan orang tua mendukung penerapan Peraturan Gubernur NTT tentang Jam Belajar Anak. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga rumah gendang sebagai simbol identitas dan persatuan orang Manggarai. Menurutnya, rumah gendang harus tetap menjadi tempat memperkuat persaudaraan, melestarikan nilai-nilai leluhur, serta mewariskan budaya kepada generasi penerus.

“Jadikanlah rumah gendang sebagai rumah tempat kita berangkat dan rumah tempat kita tahu harus kembali. Di sinilah akar kita, identitas kita, dan tempat kita merawat persaudaraan,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, Camat Wae Ri’i, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....