Pemkab Mabar Perkuat Literasi Digital lewat Pemanfaatan Infrastruktur BTS BAKTI
- 28 Jul 2026 21:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong pemanfaatan infrastruktur digital berupa Base Transceiver Station (BTS) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui literasi digital.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Manggarai Barat, Paulus Setahu, saat membuka kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat melalui Literasi Digital dalam Rangka Pemanfaatan Infrastruktur Digital BTS BAKTI di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa 28 Juli 2026. Kegiatan itu bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan secara optimal jaringan internet yang telah dibangun di sejumlah wilayah di Manggarai Barat.
Dalam sambutannya, Paulus menyampaikan apresiasi kepada BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terus berkomitmen menghadirkan pemerataan akses telekomunikasi hingga ke wilayah pelayanan universal, termasuk Kabupaten Manggarai Barat.
“Hadirnya BTS BAKTI merupakan langkah strategis negara dalam mengurangi kesenjangan digital. Namun keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari berdirinya menara BTS atau tersedianya jaringan internet,” ujar Paulus.
Dirinya juga menegaskan, keberhasilan pembangunan digital akan terlihat ketika masyarakat mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang ekonomi, memperkuat sektor pendidikan, mendukung pelayanan publik, sekaligus menjaga ruang digital yang sehat dan aman.
Menurutnya, pelaksanaan literasi digital menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang produktif, terlebih Manggarai Barat memiliki karakteristik wilayah kepulauan, kawasan konservasi, dan desa-desa yang masih menghadapi tantangan konektivitas. Karena itu, keberadaan BTS BAKTI dinilai sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Ia berharap masyarakat menggunakan internet tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat promosi pariwisata desa dan kawasan konservasi, mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemasaran digital, meningkatkan pelayanan pemerintahan desa, serta memperluas akses terhadap informasi dan layanan publik.
Lebih lanjut, Paulus juga mengingatkan pentingnya membangun literasi digital secara menyeluruh. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya mampu mengoperasikan telepon pintar, tetapi juga harus mampu memilah informasi yang benar, menjaga keamanan data pribadi, beretika di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi secara kreatif dan produktif.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, lanjutnya, berkomitmen mendukung transformasi digital nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, BAKTI Komdigi, Balai Taman Nasional Komodo, pemerintah desa, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Direktorat Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Balai Taman Nasional Komodo, serta perwakilan masyarakat dari desa-desa penerima layanan BTS BAKTI, yakni Desa Naga Kantor, Desa Wae Lolos, Desa Golo Sengang, Desa Benteng Dewa, Desa Rehak, Pulau Rinca, dan Pulau Komodo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....