Antisipasi Dampak El Nino, Bulog Cabang Ruteng Pastikan Stok Beras Aman

  • 13 Jul 2026 08:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Perum Bulog Cabang Ruteng memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Manggarai dalam kondisi aman terutama antisipasi terhadap potensi dampak fenomena cuaca El Nino dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Bulog Ruteng Yermi R.F Djami mengungkapkan saat ini stok beras reguler yang tersimpan di gudang Bulog tercatat mencapai sekitar 1.500 ton. Selain stok yang ada, Bulog Ruteng juga terus melakukan penyerapan hasil panen dari para petani lokal di wilayah Manggarai mendekati 600 ton dan akan terus ditingkatkan selama masa panen masih berlangsung.

"Untuk Bulog Ruteng sendiri, saat ini stok pangan beras reguler ada sekitar 1.500-an ton. Masih juga kita melakukan penyerapan dari warga lokal, dari masyarakat Ruteng sendiri. Untuk pengadaan lokal sudah hampir 600 ton. Akan kami ambil lagi biar bisa bertambah lagi untuk ketahanan stok ke depannya," kata Yermi saat ditemui RRI, Jumat 10 Juni 2026.

Sementara, guna mendukung kesejahteraan petani, Yermi menuturkan bahwa Pemerintah telah menetapkan harga serap beras lokal sebesar Rp12.000 per kilogram di gudang. Masyarakat dapat menjual hasil panennya langsung ke Bulog selama memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

Yermi, lebih lanjut menjelaskan apabila stok hasil penyerapan lokal telah habis dan musim panen berakhir, Bulog Ruteng akan mengajukan mutasi pasokan beras dari daerah sentra produksi, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur (Jatim), sesuai kebijakan Bulog Pusat untuk menjaga ketersediaan stok di daerah.

Selain beras, Bulog Ruteng juga menerima tambahan pasokan minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita sebanyak tiga kontainer atau sekitar 50 ribu liter. Namun, distribusi Minyak Kita tidak sepenuhnya dilakukan oleh Bulog. Sesuai ketentuan pemerintah, Bulog hanya menyalurkan 30 persen dari total alokasi, sedangkan 70 persen sisanya didistribusikan langsung oleh pihak produsen melalui jaringan distributor komersial.

Menghadapi potensi dampak El Nino, Yermi mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan. Menurutnya, pemerintah pusat telah menyiapkan program bantuan pangan beras sebagai langkah antisipasi untuk alokasi tiga bulan ke depan.

Saat ini Bulog Ruteng masih menunggu data resmi calon penerima manfaat serta petunjuk teknis pelaksanaan sebelum bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat. "Nah, ini kita masih menunggu data-data penerimanya sama juknisnya seperti apa, itu yang sementara belum ada. Nanti kalau sudah ada, baru kita bisa laksanakan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....