Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Lepas Mahasiswa KKN GENTASKIN 2026

  • 13 Jul 2026 08:10 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) GENTASKIN (Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif) 2026 di halaman lobi kampus, Rabu 8 Juli 2026. Pelepasan tersebut menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di berbagai desa lokasi KKN sebagai bagian dari implementasi Tridarma perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran sekaligus pengabdian yang menempatkan mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan perubahan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa ilmu pengetahuan, kepedulian, dan semangat pelayanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"KKN adalah kesempatan menghadirkan ilmu pengetahuan, kepedulian, dan semangat pengabdian di tengah masyarakat," ujarnya.

Melalui KKN GENTASKIN 2026, mahasiswa diarahkan untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif. Program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Rektor menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di desa harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, peserta KKN diminta membangun komunikasi yang baik, menghargai budaya lokal, serta melibatkan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan.

Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi semangat kolaborasi, dan bersikap rendah hati selama berada di lokasi KKN. Menurutnya, keberhasilan pengabdian tidak ditentukan oleh banyaknya program yang dilaksanakan, melainkan dari kemampuan mahasiswa mendengar, belajar, dan bekerja bersama masyarakat.

"Tunjukkan integritas, semangat kolaborasi, dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat," pesannya.

Rektor juga menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari laporan akademik, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng sebagai komunitas akademik yang transformatif, kolaboratif, dan berdampak.

"Keberhasilan KKN diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat," tegasnya.

Sebelum melepas para peserta, Rektor mengajak seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, membangun kerja sama yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Pelepasan mahasiswa KKN GENTASKIN 2026 berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme. Momentum tersebut menjadi awal pengabdian mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng dalam mendukung pembangunan desa melalui ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....