Pasar Mbongawani Kembali Semrawut, Pedagang Berjualan di Sepanjang Badan Jalan

  • 09 Jul 2026 09:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID. Ende – Kondisi Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang terlihat kembali menggelar lapak dagangan di sepanjang badan jalan dan bahu jalan di kawasan pasar.

Akibatnya, arus lalu lintas menjadi tersendat, ruang gerak pejalan kaki semakin terbatas, serta aktivitas jual beli berlangsung kurang tertib. Pantauan di lokasi Kamis 9 Juni 2026, pedagang memanfaatkan badan jalan untuk menjajakan berbagai kebutuhan pokok seperti sayur-mayur, buah-buahan, ikan, hingga barang kebutuhan rumah tangga.

Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan yang melintas harus memperlambat laju, bahkan sesekali terjadi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Siprianus warga Mautapag yang sedang berbelanja mengaku merasa terganggu dengan kondisi tersebut.

Selain menghambat akses kendaraan, keberadaan lapak di sepanjang jalan dinilai mengurangi kenyamanan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. "Padahal, Pemerintah Kabupaten Ende sebelumnya telah melakukan berbagai upaya penataan dan penertiban pedagang melalui Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta instansi terkait," ujarnya.

Dia meminta penataan segera dilakukan agar pedagang menempati lapak resmi yang telah disediakan sehingga aktivitas pasar berlangsung lebih tertib dan aman. Karena sampai saat ini kondisi di lapangan menunjukkan masih ada pedagang yang kembali berjualan di badan jalan meski sudah dilakukan penertiban seblumnya.

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah yang lebih tegas namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar para pedagang bersedia menempati lokasi yang telah disediakan. Di sisi lain, para pedagang juga diharapkan ikut mendukung upaya penataan demi menciptakan pasar yang nyaman, aman, dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Penataan kawasan Pasar Mbongawani dinilai penting mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Kabupaten Ende. Kawasan ini juga tengah menjadi perhatian pemerintah melalui program revitalisasi dan penataan agar mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....