KKN Unwira, Mewujudkan Lingkungan Ramah Anak
- 06 Jul 2026 18:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menggelar sosialisasi perlindungan anak di SDK Panamata, Desa Wolokaro, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T)/Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi mengenai perlindungan hak-hak anak.
Mengusung tema "Perlindungan Anak: Tanggung Jawab Bersama Mewujudkan Generasi yang Aman, Sehat, dan Berkarakter", kegiatan ini diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas siswa, guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan warga Desa Wolokaro. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Sosialisasi menghadirkan mahasiswa KKN-T/MBKM, Petrus Pile Mulan, sebagai narasumber yang memaparkan berbagai aspek perlindungan anak. Ia menjelaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, serta mendapat perlindungan dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, penelantaran, dan perundungan.
Dalam penyampaiannya, Petrus menegaskan bahwa perlindungan anak bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keluarga memegang peran utama sebagai lingkungan pertama yang membentuk karakter sekaligus memberikan rasa aman bagi anak.
Materi sosialisasi mencakup pengenalan hak-hak anak, berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, dampak kekerasan terhadap perkembangan fisik dan psikologis, serta pentingnya pola pengasuhan yang positif. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh orang tua, guru, dan masyarakat untuk melindungi anak dari berbagai risiko kekerasan.
Selain itu, narasumber mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari praktik perundungan. Lingkungan belajar yang kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait pendampingan anak. Berbagai isu yang dibahas meliputi pengaruh media digital terhadap anak, pentingnya komunikasi dalam keluarga, hingga peran masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah kekerasan terhadap anak sejak dini.
Koordinator mahasiswa KKN-T/MBKM menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan. Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, perlindungan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa karena anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang akan berkembang menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas. Oleh sebab itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah menjadi faktor utama dalam mewujudkan sistem perlindungan anak yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNWIRA Kupang berharap masyarakat Desa Wolokaro semakin memahami pentingnya menghormati hak-hak anak dan berperan aktif dalam menjaga tumbuh kembang mereka. Edukasi mengenai perlindungan anak diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi gerakan bersama yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan sosialisasi tersebut juga menunjukkan bahwa program KKN-T/MBKM tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik mahasiswa, tetapi turut memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan berbagai program edukatif yang menjawab persoalan sosial di tingkat desa, khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....