Bupati ke Generasi Muda: Kehilangan Akar Budaya, Kita Kehilangan Jalan Masa Depan

  • 05 Jul 2026 12:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengingatkan generasi muda agar terus menjaga dan melestarikan warisan budaya Lamaholot di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, masa depan daerah sangat bergantung pada kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempertahankan akar budaya.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan penutupan Festival Lamaholot 2026 yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Yakobus Andreas Wuwur. Dalam sambutan itu, Bupati mengajak generasi muda untuk terus menggali, mencintai, dan melestarikan adat, seni, budaya, serta kearifan lokal Lamaholot.

"Kepada generasi muda, saya minta agar terus menggali, mencintai, dan melestarikan warisan adat, seni, budaya, dan kearifan lokal," ujar Kadis Yakobus membacakan sambutan Bupati Lembata, Sabtu 6 Juli 2026 .

Bupati menegaskan, adat dan budaya Lamaholot merupakan akar peradaban masyarakat yang tidak boleh ditinggalkan. Menurutnya, akar budaya menjadi fondasi dalam membangun kehidupan dan menentukan arah masa depan daerah.

"Apabila kita kehilangan akar ini, maka kita tidak akan memiliki jalan yang bagus menuju masa depan," ucap Kadis Yakobus.

Melalui Festival Lamaholot 2026, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam upaya pelestarian budaya. Dengan demikian, nilai-nilai adat dan tradisi Lamaholot dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....