Polres Manggarai Barat Rayakan Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Tahanan di Rutan
- 01 Jul 2026 18:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Polres Manggarai Barat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar syukuran bersama para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Manggarai Barat, Rabu 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada para tahanan yang sedang menjalani proses hukum.
Syukuran yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA itu diikuti 19 orang tahanan, Pejabat Utama (PJU) Polres Manggarai Barat, serta personel Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti). Acara diisi dengan doa bersama, pemotongan nasi tumpeng, dan makan bersama.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengatakan peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momen bagi anggota Polri, tetapi juga dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para tahanan.
“Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan hanya milik kami yang mengenakan seragam polisi, tetapi juga milik seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang saat ini berada di dalam rutan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan hadir sebagai sesama manusia,” ujar AKBP Christian.
Dirinya berharap, para tahanan memanfaatkan masa penahanan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri sebelum kembali ke masyarakat.
“Proses hukum yang sedang berjalan merupakan bentuk pertanggungjawaban, namun kami juga ingin memberikan motivasi agar fase ini menjadi momentum untuk mengevaluasi diri dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
| Baca juga: 10 Anak di NTT Terpapar Radikalisme Digital |
Dalam kegiatan tersebut, potongan tumpeng pertama diserahkan kepada AJ (48), salah seorang tahanan yang mewakili penghuni rutan. AJ mengaku terharu atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Manggarai Barat.
“Kami sangat terharu dan tidak menyangka mendapat perhatian seperti ini. Bagi kami, ini bukan sekadar makan bersama, tetapi bentuk penghargaan terhadap kami sebagai manusia,” ungkapnya.
Menurut AJ, selama menjalani masa penahanan, para tahanan mendapatkan perlakuan yang baik, termasuk pemenuhan hak beribadah. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk tidak mengulangi kesalahan di masa mendatang.
Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, pengamanan tetap dilakukan sesuai prosedur. Personel Sat Tahti mengawal seluruh rangkaian kegiatan guna memastikan situasi di dalam rutan tetap aman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....