Gubernur NTT Ajak Wisudawan Undana Jadi Agen Perubahan, Manfaatkan AI dengan Bijak

  • 01 Jul 2026 15:44 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak para lulusan Universitas Nusa Cendana untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat dan motor penggerak pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Upacara Pengukuhan Wisuda Doktor, Magister, Profesi, dan Sarjana Undana Periode II Tahun 2026 di Gedung Grha Cendana, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurutnya, gelar akademik bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi amanah intelektual dan tanggung jawab moral untuk membangun NTT. "Hari ini adalah hari kemenangan atas perjuangan panjang yang telah dilalui. Gelar akademik bukan sekadar pencapaian, tetapi amanah intelektual dan tanggung jawab moral untuk mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan khususnya bagi Nusa Tenggara Timur yang kita cintai," ujar Gubernur Melki.

Ia juga mengapresiasi para orang tua, dosen, dan seluruh sivitas akademika Undana yang telah mengantarkan mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan. Gubernur berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Undana terus diperkuat melalui riset terapan, inovasi daerah, penguatan UMKM, pendampingan desa, hingga penyusunan kebijakan berbasis data.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki turut menyoroti pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, teknologi tersebut mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, penelitian, hingga pelayanan publik.

Namun, ia mengingatkan bahwa AI tidak akan pernah menggantikan nilai-nilai kemanusiaan seperti integritas, empati, dan kebijaksanaan. Karena itu, para lulusan diminta memanfaatkan AI secara bijaksana, bertanggung jawab, dan beretika sebagai alat untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Gubernur juga mengajak para wisudawan agar tidak ragu kembali ke desa dan menjadi bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, melalui Program One Village One Product (OVOP) yang dijalankan Pemerintah Provinsi NTT, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar menjadi pendamping masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan desa, memperkuat UMKM, memperluas akses pembiayaan, hingga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

Khusus bagi lulusan bidang kesehatan, ia menegaskan pentingnya kontribusi dalam meningkatkan layanan kesehatan, menurunkan angka stunting, serta memperkuat pelayanan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sementara itu, Rektor Undana, Jefri S. Bale, melaporkan bahwa pada periode II Tahun 2026, Undana mengukuhkan 1.421 wisudawan, terdiri atas 466 laki-laki dan 955 perempuan.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 1962, Undana telah melahirkan lebih dari 103.857 alumni. Dalam pesannya, Rektor mengingatkan lulusan agar menjaga integritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menggunakan Artificial Intelligence sebagai alat bantu, bukan pengganti akal sehat. "Gunakan akal imitasi hanya sebagai alat bantu, tetapi akal sehat sebagai penggerak utama membangun bumi Flobamora," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....