Gubernur NTT Meninjau Kondisi Puskesmas Nangaroro

  • 27 Agt 2026 19:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nangaroro - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau kondisi Puskesmas Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Kamis 27 Agustus 2026, dan melihat langsung kerusakan bangunan akibat gempa bumi. Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 dan diikuti gempa susulan ini fasilitas pelayanan kesehatan mengalami kerusakan.

Dalam dialog bersama tenaga kesehatan, Gubernur Melki menegaskan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas, namun pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap harus dipastikan berlangsung di tengah keterbatasan akibat bencana. “Untuk keselamatan bersama, sementara kita bertahan di tenda dulu untuk urusan pasien; pastikan urusan kesehatan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujarnya tegas.

Gubernur Melki juga meminta para tenaga kesehatan tetap kuat dan berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Tetap semangat, biar kita juga termasuk yang terdampak, tetapi kita harus berdiri lebih tegak dari masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Nangaroro yang tetap bertahan dan menjalankan tugas di tengah kondisi bencana. Menurutnya, para tenaga kesehatan tidak hanya menghadapi dampak bencana sebagai bagian dari masyarakat, tetapi juga harus tetap menjalankan tanggung jawab profesional untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan memperoleh pelayanan.

Kepala UPT Puskesmas Nangaroro, dr. Maria Fransiska Ndoi mengatakan, pihaknya terpaksa memindahkan pelayanan ke tenda darurat untuk memastikan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan sekaligus menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Pelayanan kesehatan di tenda darurat mulai dilakukan sejak 20 Agustus 2026 setelah peralatan medis berhasil dievakuasi dari ruangan yang terdampak.

Menurut dr. Maria, pada hari-hari awal setelah gempa, pelayanan kesehatan bahkan dilakukan menggunakan tenda pesta milik masyarakat sebelum bantuan tenda darurat tersedia. “Hari-hari awal sebelum ada bantuan tenda datang, itu kami pakai tenda pesta, Bapak Gubernur; kebetulan ada pasien yang melahirkan dan puji Tuhan bersalin dengan aman, sekarang sudah pulang ke rumah,” ucap Gubernur Melki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....