Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Hijau
- 30 Jun 2026 09:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Yayasan Bambu Lingkungan Lestari mendorong perempuan di desa menjadi penggerak ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan melalui program penanaman dan pengelolaan bambu. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Ende.
Koordinator Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Ende, Anita Yuyun, mengatakan perempuan dipilih sebagai sasaran utama program karena merupakan kelompok yang paling rentan menghadapi tekanan ekonomi maupun persoalan sosial di tingkat keluarga.
Hal itu disampaikan Anita saat menjadi narasumber dalam Program CLBK Pro 2 RRI Ende, Senin, 29 Juni 2026.
Menurutnya, sejak dilaksanakan pada 2021, program tersebut telah menjangkau kelompok-kelompok perempuan di sejumlah desa di Kabupaten Ende. Selain melakukan penanaman bambu, para peserta juga mendapatkan pendampingan dalam pembibitan, perawatan, hingga pengelolaan hasil bambu yang memiliki nilai ekonomi.
"Perempuan harus menjadi subjek pembangunan karena mereka memiliki peran penting secara ekonomi maupun ekologi," ujar Anita Yuyun.
Ia menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menopang ketahanan ekonomi rumah tangga. Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Program tersebut juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah desa dalam proses pendampingan dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Anita berharap pengelolaan bambu tidak hanya menjadi upaya konservasi lingkungan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari optimistis program pemberdayaan berbasis bambu akan terus berkembang dan menjadi salah satu model penguatan ekonomi hijau di Kabupaten Ende.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....