Gunung Lewotobi Perempuan Berstatus Normal, Aktivitas Vulkanik Masih Rendah

  • 28 Jun 2026 19:04 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Aktivitas Gunung Lewotobi Perempuan di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih berada dalam kondisi stabil berdasarkan hasil pemantauan terbaru. Hingga Sabtu 27 Juni 2026, gunung api dengan ketinggian 1.703 meter di atas permukaan laut itu masih ditetapkan pada Status Level I atau Normal.

Laporan aktivitas gunungapi mencatat pengamatan dilakukan selama 24 jam penuh, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WITA. Dalam periode tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas erupsi maupun kemunculan asap kawah dari area puncak gunung.

Kondisi cuaca di sekitar kawasan gunung terpantau cukup baik selama masa pengamatan berlangsung. Cuaca didominasi cerah hingga berawan dengan arah angin bertiup lemah menuju utara, timur laut, barat, dan barat laut serta suhu udara berkisar antara 21 hingga 30 derajat celcius.

Secara visual, Gunung Lewotobi Perempuan terlihat cukup jelas meski sesekali tertutup kabut tipis hingga sedang. Petugas pengamatan melaporkan kondisi kabut berada pada level 0-I hingga 0-II dan tidak terlihat adanya hembusan asap dari kawah aktif.

Meski kondisi permukaan gunung relatif tenang, aktivitas kegempaan tektonik masih tercatat oleh alat pemantau seismik. Dalam laporan tersebut, petugas merekam satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 7,4 milimeter, S-P 8,6 detik, dan durasi gempa selama 31 detik.

Selain gempa lokal, aktivitas gempa tektonik jauh juga masih mendominasi hasil pengamatan selama 24 jam terakhir. Tercatat enam kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo berkisar antara 3,7 hingga 47,3 milimeter serta durasi gempa mencapai 68 sampai 303 detik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut kondisi Gunung Lewotobi Perempuan masih tergolong aman untuk pemantauan normal masyarakat. Namun demikian, warga dan pengunjung tetap diminta meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di sekitar kawasan puncak gunung.

PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak berlama-lama berada di area kawah aktif maupun bermalam di sekitar lokasi tersebut. Pengunjung juga diminta tidak mendekati lubang-lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah karena berpotensi mengandung gas beracun yang membahayakan keselamatan.

Pemantauan aktivitas Gunung Lewotobi Perempuan terus dilakukan secara intensif oleh petugas Pos Pengamatan Gunungapi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu di kawasan gunung tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....