Warga Wae Mulu Keluhkan Krisis Air Bersih saat Kunjungan Camat Wae Ri’i

  • 27 Jun 2026 16:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Warga Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, mengeluhkan krisis air bersih yang hingga kini masih dialami masyarakat setempat. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Camat Wae Ri’i, Damianus Jemparu, saat melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut.

Kunjungan kerja itu dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung kondisi fasilitas publik dan pelaksanaan sejumlah program pembangunan di wilayah Kecamatan Wae Ri’i.

Dalam dialog bersama pihak kecamatan, sejumlah warga dan tokoh adat mengungkapkan bahwa minimnya debit air bersih telah mengganggu kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Tokoh pemuda Desa Wae Mulu, Wawan Odin, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan krisis air bersih yang dialami warga. Menurutnya, ketersediaan air minum bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera dipenuhi.

“Kondisi air minum di desa kami sudah sangat mendesak. Pemerintah perlu serius memperhatikan dan menghadirkan solusi untuk kebutuhan air bersih masyarakat. Air minum merupakan kebutuhan utama warga,” ujar Wawan.

Ia berharap pemerintah kecamatan segera menindaklanjuti persoalan tersebut ke tingkat kabupaten agar krisis air bersih yang dialami masyarakat Desa Wae Mulu dapat segera teratasi.

“Pak Camat hadir untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di semua desa di Kecamatan Wae Ri’i. Dari hasil kunjungan tersebut, saya berharap seluruh keluhan warga di setiap desa dapat diakomodasi,” tuturnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Camat Wae Ri’i, Damianus Jemparu, berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat terkait krisis air minum bersih kepada dinas terkait di tingkat kabupaten agar segera mendapat penanganan.

Selain menyerap berbagai keluhan warga, Damianus juga meninjau langsung pelaksanaan sejumlah program desa, termasuk Program Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan di beberapa wilayah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan desa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Sejumlah desa yang tercatat telah melaksanakan Program Strategis Nasional antara lain Desa Lalong, Desa Bangka Kenda, Desa Satarkeling, Desa Wae Mulu, dan Desa Poco.

Sementara itu, terhadap desa-desa yang belum melaksanakan PSN, pihak kecamatan saat ini tengah melakukan pendekatan dan koordinasi intensif guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Selain melakukan evaluasi terhadap program yang sedang berjalan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah program yang masih tertahan dalam proses administrasi maupun pemenuhan persyaratan lainnya.

“Kerja sama dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam setiap proses pelaksanaan kegiatan, baik dari pemerintah pusat sampai ke desa,” katanya.

Kehadiran pihak kecamatan secara langsung di tengah masyarakat dinilai warga Wae Mulu sebagai bentuk pendekatan kekeluargaan dalam membangun dan menata kembali wilayah Wae Ri’i secara menyeluruh. Warga berharap komunikasi dan kunjungan langsung seperti itu terus dilakukan agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung oleh pemerintah dan segera mendapat solusi.

Sebenarnya, persoalan air minum bersih di Desa Wae Mulu telah menjadi salah satu program strategis yang diperjuangkan tokoh muda asal Kampung Welong, Teodorus Weke. Pria yang akrab disapa Tedos itu menjadikan pembangunan infrastruktur dasar sebagai salah satu prioritas dalam visi pembangunan yang diusungnya sebagai bakal calon Kepala Desa Wae Mulu.

Ia berkomitmen mendorong perbaikan jalan desa serta peningkatan akses air bersih guna mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Tedos, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan hak dasar warga yang harus menjadi perhatian serius pemerintah desa ke depan.

“Ketersediaan air bersih tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga masyarakat, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan aktivitas ekonomi warga Desa Wae Mulu,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....