Penguatan Literasi dan Numerasi di Sekolah, PPG Siapkan Guru Hadapi Tantangan

  • 27 Jun 2026 14:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Ende – Penguatan literasi dan numerasi menjadi salah satu fokus utama dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Guru memiliki peran strategis dalam membangun kemampuan dasar peserta didik, sehingga perlu terus didukung melalui peningkatan kompetensi, salah satunya melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Hal tersebut disampaikan Koordinator PPG Pascasarjana Universitas Flores, Dr. Veronika Genua, S.Pd., M.Hum., dalam program Indonesia Cerdas, Rabu,24 Juni 2026, yang mengangkat tema "Penguatan Literasi dan Numerasi di Sekolah: Peran Guru dan PPG." Menurut Veronika, literasi dan numerasi bukan sekadar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi merupakan kecakapan dasar yang membantu peserta didik berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

"Literasi dan numerasi merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran. Penguasaan kedua kompetensi ini akan menentukan keberhasilan peserta didik dalam memahami berbagai mata pelajaran maupun menghadapi tantangan kehidupan di masa depan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa guru menjadi aktor utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan budaya literasi dan numerasi di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, guru dituntut mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.

Menurutnya, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon guru maupun meningkatkan kompetensi guru agar mampu merancang pembelajaran yang efektif sesuai dengan kebutuhan peserta didik. "Melalui PPG, guru tidak hanya memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga dibekali kemampuan mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam setiap proses pembelajaran," katanya.

Veronika menambahkan, penguatan literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran tertentu, melainkan seluruh pendidik di berbagai bidang studi. Integrasi kedua kompetensi tersebut dalam setiap mata pelajaran diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem belajar yang mendukung tumbuhnya budaya literasi dan numerasi. "Dukungan lingkungan belajar yang positif akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir, bernalar, dan memecahkan persoalan secara mandiri," jelasnya.

Ia berharap seluruh guru dapat terus mengembangkan kompetensinya melalui berbagai program pengembangan profesi, termasuk PPG, agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Melalui peningkatan kualitas guru, diharapkan penguatan literasi dan numerasi dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan generasi yang cerdas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....