Bupati Sikka Tekankan Profesionalisme Bidan Layani Kesehatan Masyarakat
- 27 Jun 2026 14:39 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, mengingatkan seluruh bidan di Kabupaten Sikka untuk menjaga profesionalisme dan etika dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 di Maumere, Rabu 24 Juni 2026
Peringatan HUT IBI berlangsung di tengah berbagai tantangan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Sikka. Tingginya angka kematian ibu, kematian bayi, kehamilan berisiko tinggi, serta kasus stunting masih menjadi perhatian bersama.
Bupati Juventus menegaskan profesi bidan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Menurutnya, bidan tidak hanya mendampingi proses persalinan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
"Profesi bidan adalah profesi yang mulia karena mendampingi dan menyelamatkan nyawa ibu dan anak. Keselamatan ibu dan bayi menjadi tanggung jawab seorang bidan," kata Juventus.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Sikka akan terus mendukung para bidan dalam menjalankan tugasnya. Namun, dukungan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan melalui kompetensi, sikap, dan etika profesi.
Menurut Bupati, komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Sikap yang ramah dan etika yang terjaga dinilai mampu memberikan ketenangan sekaligus dukungan moral kepada pasien.
Peringatan HUT IBI ke-75 mengusung tema One Million More Midwives atau dunia membutuhkan lebih dari satu juta bidan. Tema itu menekankan pentingnya kepemimpinan bidan dalam pelayanan yang berpusat pada perempuan dan anak guna mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045.
Ketua IBI Cabang Sikka, Martina Pali, mengatakan momentum HUT IBI dimanfaatkan untuk memperkuat profesionalisme serta kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Ia menilai berbagai persoalan kesehatan ibu dan anak masih membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Martina menyebut peran bidan sangat krusial sebagai sahabat perempuan sekaligus garda terdepan dalam menyelamatkan ibu dan bayi serta mencegah stunting. Saat ini, IBI Kabupaten Sikka memiliki 876 anggota yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan terus didorong meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan serta pelatihan.
Rangkaian HUT IBI ke-75 diawali dengan Gerakan Cinta Keluarga untuk mendorong pelayanan keluarga berencana jangka panjang serta lomba cerdas cermat yang diikuti 19 ranting IBI se-Kabupaten Sikka. Puncak kegiatan ditandai dengan jalan sehat bersama masyarakat, edukasi kesehatan, dan pelepasan balon oleh Bupati Sikka bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....