Kafilah Flores Timur Disambut Meriah di Mbay jelang MTQ XXXI NTT

  • 23 Jun 2026 09:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo – Kafilah Kabupaten Flores Timur mendapat sambutan meriah setibanya di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Minggu 22 Juni 2026 malam, menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan dari panitia, Liaison Officer (LO), hingga paguyuban warga Flores Timur di daerah itu.

Kedatangan rombongan disambut sejak pukul 19.15 WITA hingga sekitar 22.00 WITA. Prosesi penyambutan diawali arak-arakan 12 kendaraan yang dikawal dari pertigaan menuju pusat Kota Mbay hingga tiba di kediaman H. Hamdan Kraeng, pensiunan Kementerian Agama asal Flores Timur yang menjadi lokasi penginapan kontingen.

Suasana semakin semarak ketika rombongan kafilah disambut dengan sapaan adat Lamaholot, tarian tradisional, dan pengalungan kepada perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) serta Kementerian Agama Flores Timur. Tradisi penyambutan itu menjadi simbol penghormatan sekaligus penguatan ikatan persaudaraan antarwarga Flores Timur di tanah rantau.

Sapaan adat disampaikan Arifin Rianghepat dengan nuansa khidmat dan sarat pesan kebersamaan. Dalam penyampaiannya, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian MTQ dengan lancar serta membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.

Sekretaris Umum LPTQ Flores Timur, Hafid Syarif, mengatakan sambutan yang diberikan menjadi suntikan semangat bagi para peserta yang akan bertanding pada MTQ XXXI NTT. Menurutnya, dukungan moral seperti itu penting untuk membangun rasa percaya diri para kafilah.

“Kami sangat berterima kasih atas penyambutan luar biasa ini. Kehangatan yang kami rasakan menjadi penyemangat bagi kafilah untuk tampil maksimal,” kata Hafid.

Ia menyebut Flores Timur hanya mengirim enam peserta pada MTQ tahun ini. Meski demikian, pihaknya optimistis kafilah mampu bersaing karena memiliki pengalaman dan catatan prestasi pada ajang MTQ tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Liaison Officer Kafilah Flores Timur yang juga Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nagekeo, Petrus Aurelius Assan, menilai penyambutan tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas antardaerah di NTT. Ia mengatakan MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan dan kolaborasi.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat persaudaraan. Mari tampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

MTQ XXXI tingkat Provinsi NTT dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 28 Juni 2026 di Kabupaten Nagekeo. Ajang ini akan mempertemukan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di NTT untuk berlomba dalam berbagai cabang tilawah dan syiar Al-Qur’an.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....