BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan NTT Besok

  • 22 Jun 2026 08:23 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
  • BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan di wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo pada Minggu, 21 Juni 2026.
  • Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan angin 10–30 km/jam dari timur hingga selatan.
  • Tinggi gelombang di perairan utara Flores mencapai 0,5–1,25 meter, sedangkan di selatan Flores 1,25–2,5 meter.

RRI.CO.ID, Sikka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Seda Sikka memprakirakan cuaca di wilayah Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, dan sekitarnya didominasi kondisi cerah berawan pada Minggu, 21 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Frans Seda Sikka, Juan Idhar Jannata, dalam siaran informasi cuaca RRI, Sabtu, 20 Juni 2026.

Juan menjelaskan, kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari umumnya cerah berawan di wilayah Sikka dan Nagekeo. Sementara itu, wilayah Ende diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari.

Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di sebagian besar wilayah diprediksi kembali cerah berawan. Kondisi tersebut didukung suhu udara yang berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan yang relatif stabil.

BMKG juga mencatat arah angin dominan bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan rata-rata 10 hingga 30 kilometer per jam. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir.

Untuk sektor maritim, tinggi gelombang di perairan utara Flores diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Sementara di perairan selatan Flores, tinggi gelombang diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter sehingga pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.

BMKG turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan, kelangkaan air bersih, serta bencana hidrometeorologi kering seperti kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang juga perlu diantisipasi, dengan masyarakat diminta mengakses informasi cuaca resmi melalui BMKG untuk menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....