Bupati Dorong Percepatan Pemulihan Layanan Air Bersih di Tanah Merah
- 16 Jun 2026 21:08 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mendorong percepatan pemulihan layanan air bersih bagi warga Perumahan Tanah Merah, Desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape Timur. Langkah tersebut dilakukan setelah terjadinya gangguan pada sistem penyediaan air bersih yang melayani masyarakat setempat.
Dorongan tersebut disampaikan saat Bupati bersama Tim Teknis Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II Kupang melakukan peninjauan lapangan ke fasilitas Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT). Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana air bersih sekaligus mendengar keluhan masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, terungkap bahwa aliran air ke rumah-rumah warga tidak berjalan normal dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan Perumahan Tanah Merah.
Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan sejumlah panel surya yang menjadi sumber tenaga operasional fasilitas air bersih hilang akibat pencurian. Akibatnya, sistem distribusi air tidak dapat berfungsi secara optimal.
Pelaksana Teknik Satker NVT Air Tanah dan Air Baku BBWS Nusa Tenggara II, Konrardus Onek, mengatakan pihaknya akan melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap kondisi fasilitas yang mengalami gangguan. Langkah tersebut diperlukan untuk menentukan kebutuhan perbaikan dan mempercepat pemulihan layanan.
"BBWS Nusa Tenggara II akan melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap kondisi fasilitas yang ada, termasuk berbagai kebutuhan perbaikan agar layanan air bersih dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Konrardus Onek pada Kamis 11 Juni 2026.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Petrus Kanisius Tuaq meminta Dinas PUPR, pemerintah desa, dan pihak terkait segera mengambil langkah perbaikan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan aset agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, fasilitas yang sudah dibangun harus dirawat, dijaga, dan dikelola dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga," ucap Petrus Kanisius Tuaq.
Selain perbaikan fasilitas, pemerintah juga mendorong pembentukan tim pengelola air bersih yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung operasional dan pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan sehingga pelayanan air bersih bagi warga dapat kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....