Pemkab Flotim Terima 9 Alsintan untuk Dongkrak Produktivitas Tani
- 15 Jun 2026 13:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Pemerintah Kabupaten Flores Timur menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2026. Bantuan tersebut diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, kepada perwakilan kelompok tani penerima. Kegiatan berlangsung pada Kamis 11 Juni 2026 lalu dan turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian daerah.
Bantuan tersebut difasilitasi organisasi Tani Merdeka Indonesia yang mengusulkan kebutuhan alat pertanian bagi petani Flores Timur. Melalui program tersebut, daerah itu memperoleh alokasi sembilan unit alat dan mesin pertanian.
Rincian bantuan meliputi empat unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua. Seluruh bantuan diberikan dalam bentuk hibah untuk dikelola secara mandiri oleh kelompok tani.
Dalam sambutannya, Bupati Doni Dihen menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Flores Timur. Karena itu, bantuan yang diberikan harus mampu meningkatkan produktivitas lahan dan hasil panen petani.
Ia mengajak seluruh kelompok tani membangun komitmen bersama dalam mengelola sektor pertanian secara lebih baik. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada perkembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Bupati juga menyoroti masih adanya bantuan alsintan sebelumnya yang tidak dimanfaatkan secara optimal oleh penerima. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah alat mengalami kerusakan dan tidak lagi memberikan manfaat bagi petani.
Untuk menghindari persoalan serupa, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap pemanfaatan bantuan tersebut. Produktivitas lahan, perluasan areal tanam, serta hasil panen akan menjadi indikator evaluasi kelompok penerima.
Doni Dihen menegaskan pemerintah tidak segan mengalihkan pemanfaatan alsintan apabila ditemukan pengelolaan yang tidak maksimal. Langkah itu dilakukan agar bantuan negara benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian.
Selain alsintan, Flores Timur juga diproyeksikan menerima dukungan sarana produksi berupa bibit dan pupuk. Pemerintah daerah juga mulai mengarahkan pengembangan sektor hortikultura sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Komoditas yang menjadi perhatian antara lain pakcoy, sawi hijau, serta berbagai jenis buah-buahan. Pengembangan komoditas tersebut diharapkan mampu memperluas peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan.
Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebiet, menekankan pentingnya pelatihan bagi operator alsintan. Menurutnya, kemampuan teknis yang memadai akan memperpanjang usia pakai alat dan mengurangi risiko kerusakan.
Ia juga meminta dinas terkait dan penyuluh pertanian melakukan pengawasan terhadap penggunaan bantuan kelompok. Pengawasan diperlukan agar alsintan tidak dikuasai segelintir pihak dan dapat dimanfaatkan secara bersama.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Yosef Sadi Openg, menjelaskan bantuan tersebut diperuntukkan bagi sembilan kelompok tani. Ia berharap bantuan mampu meningkatkan luas tanam, produksi, dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah optimistis dukungan alsintan akan mempercepat modernisasi sektor pertanian di Flores Timur. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....