BMKG Peringatkan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah NTT

  • 13 Jun 2026 21:15 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 13 Juni 2026.
  • Wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua.
  • BMKG mencatat suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius.
  • BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi serta mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan, terutama bagi pengguna transportasi darat, laut, dan pelaku aktivitas luar ruangan.

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 13 Juni 2026.

Wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca yang dapat mengganggu aktivitas harian maupun transportasi.

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Hede Menge Uly, mengatakan kondisi cuaca di NTT pada pagi hari umumnya cerah hingga berawan. Sementara pada siang hingga sore hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Pada malam hingga dini hari, cuaca umumnya masih cerah berawan hingga berawan. Namun, terdapat potensi kabut yang perlu diwaspadai di wilayah Soe, Bajawa, dan Ruteng pada dini hari.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius. Khusus wilayah Manggarai, Ngada, dan daerah dataran tinggi lainnya, suhu udara lebih rendah, yakni berkisar antara 16 hingga 25 derajat Celsius.

Sementara itu, angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 5 hingga 50 kilometer per jam. Kecepatan angin tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada aktivitas masyarakat di wilayah yang terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi serta mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan, terutama bagi pengguna transportasi darat, laut, dan pelaku aktivitas luar ruangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....