Gubernur NTT Tutup Turnamen Tinju dan Futsal Piala Rektor Cup III UPG 1945
- 11 Jun 2026 16:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi menutup Turnamen Tinju dan Futsal Piala Rektor Cup III UPG 1945 di GOR Flobamora Oepoi Kupang, Rabu, 10 Juni 2026 malam. Kegiatan yang berlangsung sejak 4 Juni 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para atlet muda dari berbagai daerah di NTT.
Turut hadir dalam acara penutupan antara lain Ketua TP PKK Provinsi NTT Asti Laka Lena, Rektor UPG 1945, Uly Jonathan Riwu Kaho, Ketua BPH BP PGRI Sam Haning, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT Alfons Theodorus. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, pelatih, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, kompetisi olahraga seperti Piala Rektor Cup III memiliki peran penting sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, talenta, dan prestasi di bidang olahraga, khususnya cabang tinju dan futsal.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa turnamen tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung persiapan NTT sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, pemerintah berharap dapat menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional.
“Provinsi NTT saat ini dalam persiapan menjadi tuan rumah PON Tahun 2028, pelaksanaan turnamen ini menjadi penting sebagai wadah persiapan para atlet, serta menjaring atlet-atlet berprestasi yang nantinya akan mewakili Nusa Tenggara Timur dalam ajang PON Tahun 2028," katanya.
Pada akhir kegiatan, Gubernur Melki menyampaikan ucapan selamat kepada para juara sekaligus memberikan motivasi kepada atlet yang belum berhasil meraih prestasi. Ia menekankan bahwa olahraga tidak hanya berbicara tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....