Polisi Kawal Upaya Damai Dua Dusun di Adonara Barat

  • 11 Jun 2026 15:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Upaya menjaga perdamaian antara masyarakat Dusun Epubele dan Dusun Niwak terus dilakukan melalui dialog bersama. Pertemuan berlangsung di rumah tokoh adat Masan Bayo pada Selasa 9 Juni 2026 malam dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah desa, tokoh masyarakat, kepala suku, serta aparat kepolisian untuk mencari solusi. Dialog digelar di tengah persoalan yang masih membayangi hubungan warga kedua dusun dalam beberapa waktu terakhir.

Permasalahan yang dibahas berkaitan dengan dugaan pengrusakan pagar kebun milik masyarakat Dusun Epubele. Meski demikian, seluruh peserta tetap mengedepankan suasana kekeluargaan selama proses pembahasan berlangsung.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado menjelaskan pertemuan tersebut penting. Forum dialog menjadi sarana membangun komunikasi yang baik di tengah perbedaan pandangan antarwarga.

Menurutnya, komunikasi terbuka diperlukan agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Karena itu, seluruh pihak didorong untuk mengutamakan musyawarah dalam mencari penyelesaian terbaik.

Dalam pertemuan tersebut belum tercapai kesepakatan bersama karena sebagian pihak yang berkepentingan belum hadir. Kendati demikian, jalannya dialog berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.

AKP Eliezer mengatakan penyelesaian persoalan membutuhkan kesabaran serta kebesaran hati dari seluruh pihak terkait. Sikap terbuka dan kemauan berdialog dinilai menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial masyarakat.

Kepolisian juga mengajak pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kepala suku untuk menjaga situasi tetap kondusif. Langkah tersebut penting dilakukan sambil menunggu agenda pertemuan lanjutan yang telah disepakati bersama.

Pertemuan berakhir sekitar pukul 20.00 Wita dalam keadaan aman dan terkendali tanpa gangguan berarti. Seluruh peserta meninggalkan lokasi dengan tetap menjaga suasana persaudaraan yang telah terbangun selama ini.

Polsek Adonara Barat bersama Bhabinkamtibmas akan terus mengawal proses komunikasi antara kedua belah pihak. Pendampingan dilakukan guna memastikan setiap tahapan dialog berjalan secara damai dan konstruktif.

Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 dengan melibatkan pihak-pihak yang belum hadir. Kehadiran seluruh unsur diharapkan dapat mempercepat tercapainya kesepahaman bersama dalam penyelesaian persoalan.

Kepolisian berharap proses musyawarah tersebut mampu mempererat kembali hubungan masyarakat kedua desa. Melalui dialog yang berkelanjutan, kedamaian dan stabilitas kamtibmas di wilayah Adonara Barat dapat terus terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....