Pohon Reo Tumbang Timpa Kendaraan, Pelajar Alami Luka Berat

  • 03 Agt 2026 07:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Sebatang pohon Reo berukuran besar tumbang dan menimpa kendaraan yang melintas di ruas Jalan Raya Waiara–Kloangrotat–Aibura. Peristiwa yang terjadi di Dusun Habiheret, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Kamis 30 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WITA itu mengakibatkan seorang pelajar terluka dan dua kendaraan mengalami kerusakan

Korban diketahui berinisial YJT (17), warga Dusun Bei, Desa Blatatatin, Kecamatan Kangae. Remaja tersebut mengalami luka robek di kepala dan kelopak mata kanan, luka lecet pada tulang kering kaki kiri, serta memar pada hidung setelah tertimpa batang pohon.

Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, mengatakan pohon yang roboh diduga telah lapuk dan berongga sehingga tidak mampu lagi menopang beban batangnya. Saat tumbang, pohon menutup seluruh badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di jalur penghubung Waiara–Kloangrotat–Aibura sempat terhenti.

Laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Waigete yang menuju lokasi kejadian. Polisi kemudian mengamankan area, mengatur arus kendaraan, serta berkoordinasi dengan warga untuk melakukan proses evakuasi.

Batang pohon yang melintang di badan jalan dipotong menggunakan mesin gergaji rantai atau chainsaw. Setelah dipotong menjadi beberapa bagian, batang pohon dipindahkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan laporan kepolisian, korban berada dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan.

Selain menimbulkan korban luka, insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sebuah minibus milik SPPG YASPEM. Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, termasuk kaca depan yang pecah akibat tertimpa batang pohon.

Sebuah sepeda motor Honda Revo Fit yang berada di lokasi juga mengalami kerusakan berat. Selama proses penanganan, polisi memberlakukan pengaturan lalu lintas sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pungutan liar terhadap pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....