Polres Ende Sidak Ponsel Personel, Nihil Temuan Judi Online
- 11 Jun 2026 15:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Ende menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin secara mendadak, Kamis 11 Juni 2026 pagi. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Ende melibatkan seluruh personel.
Operasi tersebut dipimpin Kasipropam Polres Ende AKP Arnoldus Arakoi bersama para pejabat utama di lingkungan kepolisian. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pengawasan internal untuk menjaga integritas dan disiplin anggota dalam pelaksanaan tugas.
Sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi pribadi yang wajib dimiliki setiap personel saat bertugas sehari-hari. Petugas juga memeriksa sikap tampang anggota guna memastikan kepatuhan terhadap aturan kedinasan yang berlaku.
Selain itu, seluruh telepon genggam personel diperiksa secara menyeluruh untuk mengantisipasi keterlibatan dalam praktik judi online. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian komitmen institusi memerangi aktivitas digital ilegal yang meresahkan masyarakat.
AKP Arnoldus Arakoi mengatakan pemeriksaan ruang digital anggota menjadi langkah penting dalam pengawasan internal kepolisian. Menurutnya, aparat penegak hukum harus lebih dahulu menunjukkan keteladanan sebelum melakukan penindakan kepada masyarakat.
Dari hasil pemeriksaan terhadap seluruh telepon genggam anggota yang hadir, tidak ditemukan pelanggaran terkait judol. Petugas juga tidak menemukan aplikasi maupun riwayat akses menuju situs perjudian daring yang dilarang.
Hasil tersebut dinilai mencerminkan komitmen personel Polres Ende untuk menjaga profesionalisme serta integritas dalam bertugas. Kondisi itu sekaligus menjadi indikator positif terhadap upaya pencegahan keterlibatan anggota dalam praktik perjudian digital.
Meski demikian, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran disiplin ringan yang dilakukan beberapa personel saat pemeriksaan. Pelanggaran tersebut berkaitan dengan kelengkapan identitas diri dan penampilan yang belum sesuai ketentuan institusi.
Sebanyak sepuluh personel tercatat tidak membawa dokumen identitas lengkap serta memiliki rambut atau jenggot kurang rapi. Sebagai bentuk pembinaan langsung, petugas memberikan sanksi fisik berupa push-up kepada personel yang melanggar.
AKP Arnoldus menegaskan operasi tersebut bukan untuk mencari kesalahan anggota, melainkan sarana pembinaan berkala. Melalui pengawasan rutin, institusi berupaya memastikan setiap personel tetap mematuhi aturan disiplin dan kode etik.
Ia juga meminta personel yang belum melengkapi dokumen administrasi segera mengurusnya pada kesempatan pertama. Langkah tersebut penting agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas dengan tertib dan memenuhi ketentuan berlaku.
Operasi yang berlangsung sekitar tiga puluh menit itu berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Polres Ende berharap kegiatan serupa terus memperkuat profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....