Peringati Hari Lingkungan, Warga Pasir Putih Tanam Malapari

  • 10 Jun 2026 09:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Perkumpulan BERGUNA bersama Sarbi Institut menggelar aksi lingkungan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa 9 Juni2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat desa.

Aksi tersebut mengusung semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dari tingkat desa. Warga, tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang hari.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan daratan. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis bibit pohon malapari kepada Pemerintah Desa Pasir Putih sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan kawasan pesisir.

Usai penyerahan bibit, peserta bersama-sama melakukan penanaman pohon malapari di sejumlah titik yang telah ditentukan. Jenis pohon ini dipilih karena memiliki akar yang kuat untuk menahan abrasi pantai serta menghasilkan biji yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ketua Sarbi Institut yang juga Anggota DPR RI Komisi XII, Ateng Sutisna, menegaskan keberhasilan pelestarian lingkungan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Menurutnya, program lingkungan harus tumbuh dari kebutuhan, pengetahuan lokal, dan kearifan masyarakat setempat.

Ateng mengatakan lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Ia menilai tidak akan tercipta ekonomi yang kuat dan kesejahteraan yang kokoh apabila kondisi tanah, air, udara, dan ekosistem terus mengalami kerusakan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan BERGUNA, Rofinus Monteiro, mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia menilai kualitas hidup dan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di sekitarnya.

Menurut Rofinus, menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan generasi mendatang. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap acuh terhadap berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di sekitar mereka.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Putih, Wenseslaus Bala Papang, mengajak warga untuk terus menanam pohon sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi. Ia menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak cukup dirayakan secara seremonial tanpa aksi nyata di lapangan.

Sebelum menutup kegiatan, Wenseslaus menekankan pentingnya mewariskan lingkungan yang sehat kepada anak cucu. Melalui gerakan penanaman pohon ini, Perkumpulan BERGUNA dan Sarbi Institut berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat pesisir Lembata untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan sekaligus memperoleh manfaat ekologis dan ekonomi dari pohon yang ditanam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....