House of Indonesiana Sikka Dorong Talenta Kreatif Digital

  • 09 Jun 2026 17:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Kabupaten Sikka semakin memperkuat posisinya sebagai pusat kreativitas di kawasan Indonesia Timur dengan diresmikannya Program House of Indonesiana Sikka Mobile Content Training Center. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Ministry of Culture, Sports and Tourism, dan KOCCA Indonesia.

Peresmian berlangsung di Aula Egon, Kantor Bupati Sikka, Senin 8 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Sikka dan Ketua DPRD Sikka, serta diikuti secara daring oleh sejumlah pejabat dari Indonesia dan Korea Selatan.

Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Mardisontori, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia di sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif. Menurutnya, House of Indonesiana tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga membangun ruang kolaborasi bagi seniman dan generasi muda.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk mendorong pertukaran informasi, pengetahuan, serta pengalaman di bidang kesenian dan industri kreatif. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan lahir inovasi baru yang mampu memperkuat daya saing pelaku kreatif di daerah.

Mardisontori mengungkapkan bahwa Sikka menjadi satu dari enam daerah yang dipilih dalam pengembangan House of Indonesiana. Fokus program mencakup pengembangan animasi, mobile content, dan produksi film bawah laut yang dinilai memiliki potensi besar di wilayah kepulauan.

Menurutnya, keberadaan program ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem industri kreatif berbasis budaya. Selain itu, peluang kerja sama yang lebih luas juga akan terus dibuka agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Chief Representative KOCCA Indonesia, Shin Hwabeom, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin antara Indonesia dan Korea Selatan. Ia berharap kolaborasi yang telah dibangun dapat berkembang dan melahirkan peluang kerja sama baru pada masa mendatang.

Sementara itu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menilai Maumere memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai kota kreatif. Ia menyebut komunitas seni dan pelaku industri kreatif di daerah tersebut telah menghasilkan berbagai karya yang mendapat apresiasi hingga tingkat internasional.

Menurut Bupati, kehadiran House of Indonesiana menjadi momentum penting untuk memperkuat ruang kolaborasi dan meningkatkan kapasitas para pelaku kreatif lokal. Program ini juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang ekonomi kreatif.

Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan mitra internasional menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dengan sinergi berbagai pihak, House of Indonesiana diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang berakar pada kekayaan budaya lokal Kabupaten Sikka.

Kehadiran pusat pelatihan ini juga diharapkan menjadi motor penggerak inovasi budaya yang menghasilkan nilai ekonomi baru. Selain memperluas jejaring kolaborasi internasional, program tersebut diyakini akan memperkuat posisi Kabupaten Sikka sebagai salah satu simpul penting industri kreatif di Indonesia Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....