Harga Cabai di Pasar Mbongawani Tembus Rp80 Ribu

  • 09 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Harga cabai rawit dan cabai keriting di Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berkurangnya pasokan dari petani akibat gagal panen diduga menjadi salah satu penyebab naiknya harga komoditas tersebut.

Salah seorang pedagang di Pasar Mbongawani, Irwanto, mengatakan harga cabai rawit yang sebelumnya sekitar Rp60 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai keriting yang meningkat dari kisaran Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.

"Cabai rawit yang biasanya sekitar Rp60 ribu per kilogram sekarang sudah mencapai Rp80 ribu per kilogram. Cabai keriting juga naik dari sekitar Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram," kata Irwanto, Senin 8 Juni 2026.

Menurut Irwanto, kenaikan harga saat ini lebih dipengaruhi berkurangnya pasokan dari petani dibanding faktor ekonomi makro. Kondisi tersebut juga belum berkaitan dengan tren pelemahan nilai tukar rupiah.

Berkurangnya pasokan cabai diduga berkaitan dengan gagal panen yang dialami sejumlah petani di Kabupaten Ende. Salah seorang petani di Kelurahan Lokoboko, Bahrun, mengaku tanaman cabai rawit di kebunnya mengalami kerusakan akibat curah hujan yang tidak menentu.

"Cabai rawit di kebun saya mengalami gagal panen karena curah hujan yang tidak menentu beberapa waktu lalu. Akibatnya hasil produksi menurun dibanding biasanya," ujar Bahrun.

Kondisi cuaca yang berubah-ubah menyebabkan produktivitas tanaman cabai menurun di sejumlah lahan pertanian. Dampaknya, jumlah pasokan yang masuk ke pasar tradisional berkurang sehingga harga di tingkat pedagang mengalami kenaikan.

Pedagang berharap pemerintah terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga. Dengan membaiknya produksi petani dan pasokan ke pasar, harga cabai diharapkan dapat kembali stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....