Polres Flotim Ungkap Curanmor dan Kumpulkan 881 Senjata Warga

  • 06 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Polres Flores Timur menegaskan komitmennya menjaga keamanan masyarakat melalui penegakan hukum profesional serta pendekatan persuasif yang berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Polda NTT yang digelar virtual dan diikuti jajaran Polres Flores Timur.

Kegiatan berlangsung di Aula Ikatara Polres Flores Timur, Kamis 4 Juni 2026, dengan menghadirkan berbagai capaian penanganan keamanan daerah. Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra menjelaskan sejumlah keberhasilan pengungkapan kasus kriminal dan pemeliharaan ketertiban masyarakat.

Salah satu capaian menonjol ialah pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Kota Larantuka. Kasus tersebut berhasil diungkap setelah Tim Unit Reaksi Cepat bergerak cepat menindaklanjuti laporan korban diterima.

Kurang dari dua puluh empat jam sejak laporan masuk, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti kendaraan korban. Keberhasilan itu menunjukkan kesiapan personel dalam merespons pengaduan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum kepada korban.

Selain penanganan tindak kriminal, Polres Flores Timur juga melaporkan perkembangan situasi keamanan pascakonflik antarwarga Kecamatan Adonara Timur. Upaya pemulihan dilakukan melalui pendekatan persuasif yang melibatkan tokoh agama, adat, dan unsur masyarakat setempat.

Melalui komunikasi intensif yang dibangun aparat bersama para tokoh, masyarakat menunjukkan dukungan terhadap upaya perdamaian berkelanjutan. Dukungan tersebut diwujudkan dengan penyerahan berbagai senjata yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolres menyebut masyarakat secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan, amunisi, busur, anak panah, serta perlengkapan lainnya. Total barang yang berhasil dikumpulkan mencapai 881 unit dan diamankan sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan.

Menurut Kapolres, keberhasilan tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah secara bersama. "Kesadaran itu dinilai penting untuk menciptakan lingkungan damai yang mendukung kehidupan sosial dan pembangunan daerah." ujarnya.

AKBP Adhitya Octorio Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh dan masyarakat yang mendukung upaya menjaga keamanan. Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang mengedepankan persaudaraan dan perdamaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....