Kesetiaan di tengah Kewajiban Dunia, Umat Diajak Tetap Mengutamakan Tuhan

  • 03 Jun 2026 19:38 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Di tengah berbagai tuntutan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan kesibukan kehidupan modern, umat Katolik diajak untuk tetap memelihara kesetiaan kepada Tuhan.
  • Dalam refleksinya, Roberta menegaskan bahwa kewajiban duniawi merupakan bagian dari panggilan hidup setiap orang.
  • Namun, berbagai aktivitas dan kesibukan sering kali membuat manusia kehilangan waktu untuk berdoa, beribadah, dan membangun relasi yang dekat dengan Tuhan.

RRI.CO.ID, Ende – Di tengah berbagai tuntutan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan kesibukan kehidupan modern, umat Katolik diajak untuk tetap memelihara kesetiaan kepada Tuhan. Pesan ini disampaikan oleh Roberta De Jo dalam acara Mimbar Agama Katolik, Selasa, 2 Juni 2026, dengan tema “Kesetiaan di Tengah Kewajiban Dunia.”

Dalam refleksinya, Roberta menegaskan bahwa kewajiban duniawi merupakan bagian dari panggilan hidup setiap orang. Namun, berbagai aktivitas dan kesibukan sering kali membuat manusia kehilangan waktu untuk berdoa, beribadah, dan membangun relasi yang dekat dengan Tuhan.

Karena itu, umat perlu memiliki komitmen untuk tetap setia menjalankan kehidupan iman di tengah rutinitas sehari-hari. Menurutnya, kesetiaan kepada Tuhan tidak diukur dari seberapa banyak waktu luang yang dimiliki seseorang, melainkan dari kemauan untuk tetap menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan.

Kesetiaan dapat diwujudkan melalui doa, keterlibatan dalam kehidupan menggereja, serta menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab dengan penuh kejujuran dan kasih. “Kesibukan bukan alasan untuk menjauh dari Tuhan.

Justru melalui pekerjaan, keluarga, dan berbagai tanggung jawab yang kita jalani setiap hari, kita dipanggil untuk menghadirkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan nyata,” ungkapnya. Roberta juga mengingatkan bahwa tantangan zaman saat ini menuntut umat untuk mampu menyeimbangkan antara kewajiban duniawi dan kehidupan rohani.

Ketika seseorang tetap setia kepada Tuhan, maka setiap tugas dan pekerjaan yang dilakukan akan menjadi sarana pelayanan dan kesaksian iman bagi sesama. Lebih lanjut, ia mengajak umat untuk menjadikan keluarga sebagai tempat pertama menumbuhkan dan memelihara kesetiaan kepada Tuhan.

Melalui doa bersama, saling mendukung dalam kehidupan iman, serta membangun komunikasi yang baik, keluarga dapat menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Di akhir renungannya, Roberta berharap umat Katolik semakin menyadari bahwa kesetiaan kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang terpisah dari kehidupan sehari-hari.

Sebaliknya, kesetiaan itu harus hadir dan diwujudkan dalam setiap kewajiban, keputusan, dan tindakan yang dilakukan, sehingga kehidupan menjadi semakin bermakna dan berkenan di hadapan Tuhan. “Ketika kita setia kepada Tuhan di tengah berbagai kewajiban dunia, kita tidak hanya menjadi pribadi yang kuat dalam iman, tetapi juga menjadi terang dan berkat bagi sesama,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....