Wagub NTT Buka Latsar CPNS 2026, Tekankan ASN Adaptif dan Jadi Problem Solver
- 03 Jun 2026 12:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT, Senin, 1 Juni 2026.
Kegiatan Latsar ini terbagi dalam Gelombang VI (Klasikal) yang diikuti peserta dari Lingkup Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Malaka, Ende dan Sumba Tengah. Serta Gelombang XI (Distance Learning) yang diikuti peserta dari Lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Malaka, Alor, Flores Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.
Dalam arahannya, Johni Asadoma menegaskan bahwa Latsar merupakan tahap awal pembentukan karakter dan kompetensi ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, serta siap menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tuntutan masyarakat yang kian kritis menuntut ASN meninggalkan pola kerja lama yang kaku dan birokratis. “ASN harus hadir sebagai problem solver dengan integritas, adaptif, dan profesional,” katanya.
Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital bagi ASN, namun tetap harus diimbangi dengan kepekaan sosial dan semangat melayani masyarakat. Ia menekankan bahwa ASN tidak hanya bertugas menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan, seperti kemiskinan, stunting, ketahanan pangan, pendidikan, hingga transformasi digital di daerah.
Selain itu, Johni mengingatkan para CPNS agar memandang pelayanan publik sebagai panggilan pengabdian yang dijalankan dengan tulus, empati, dan akuntabilitas tinggi. Ia meminta seluruh peserta menjaga disiplin, loyalitas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap tugas yang diemban. Menurutnya, seluruh program kerja ASN harus selaras dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Plt. Kepala BPSDMD Provinsi NTT, Flavianus Dua, melaporkan bahwa hingga tahun 2026 sebanyak 1.880 CPNS di NTT telah mengikuti Latsar, sementara 3.906 CPNS lainnya akan mengikuti pelatihan pada gelombang berikutnya. Ia menjelaskan, kelulusan peserta ditentukan melalui evaluasi komprehensif yang mencakup aspek sikap, akademik, aktualisasi, dan kompetensi bidang tugas.
Flavianus juga mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan Latsar di NTT adalah kunjungan belajar ke NTT Mart dalam rangka mendukung Gerakan Ayo Beli NTT, yang hingga kini telah diikuti oleh 1.920 peserta sebagai upaya memperkuat pemahaman tentang pengembangan ekonomi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....