Bupati Ende, Peringatan Pancasila di Ende Bermakna Besar
- 02 Jun 2026 11:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Ende menganbung makna yang besar dalah sejarah bangsa Indonesia. Demikian disampaikan Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda usai melaksanakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Untuk diketahui jika sejumlah agenda kebangsaan digelar sejak beberapa hari sebelum puncak peringatan pada Senin 1 Juni 2026. Masyarakat disuguhi beragam kegiatan seperti Pekan Ende Street, Parade Kebangsaan, Doa Kebangsaan, Pawai Obor, hingga Festival Ine Maria Guadalupe.
Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan di Kota Ende. Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan lancar.
Menurut Bupati Yosef, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih istimewa karena Ende menerima kunjungan sejumlah pejabat penting dari pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran para tamu tersebut dinilai memberikan makna tersendiri bagi masyarakat setempat.
Ia menyebut kehadiran Menteri Sosial bersama jajaran Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi NTT membawa berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Bantuan itu antara lain pelayanan operasi katarak gratis, program Sekolah Rakyat, serta dukungan sosial lainnya.
“Saya senang sekali bahwa hari ini kita kedatangan Menteri Sosial, ada Pak Gubernur dan seluruh jajaran Dirjen dari Kementerian Sosial. Jadi kita banyak dibantu untuk operasi katarak, Sekolah Rakyat, dan bantuan lainnya,” ujar Yosef.
Bupati Ende menilai kunjungan para pejabat tersebut tidak hanya bersifat seremonial dalam peringatan Hari Lahir Pancasila. Kehadiran mereka juga menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai program pelayanan dan bantuan bagi masyarakat.
Pada momentum tersebut, Yosef mengajak seluruh warga Kabupaten Ende untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menanggapi berbagai kritik yang muncul selama rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, Yosef menyatakan sikap terbuka terhadap setiap masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus diterima secara positif.
“Saya kira biasa saja. Kalau ada kritikan dan masukan, kita terima dengan baik sebagai dinamika dalam bernegara dan pemerintahan,” katanya. Keberhasilan penyelenggaraan peringatan tahun ini kembali menegaskan posisi Ende sebagai kota bersejarah tempat Bung Karno merumuskan gagasan Pancasila.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....