Bupati Sikka Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi yang Hidup
- 01 Jun 2026 17:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Sikka yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari, Maumere, Senin 1 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan nasional sekaligus kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Dalam sambutan yang dibacakan Bupati Sikka, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum ini juga menjadi ruang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Yudian, Pancasila telah membuktikan ketangguhannya di tengah berbagai tantangan global yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Keberagaman Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis dinilai menjadi bukti nyata bahwa perbedaan dapat disatukan dalam bingkai kebangsaan.
Ia menyebut Pancasila sebagai jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai perubahan dunia, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik internasional. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi landasan Indonesia dalam menjalankan peran di tingkat global.
“Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” kata Yudian Wahyudi dalam sambutan yang dibacakan Bupati Sikka.
Lebih lanjut, Yudian menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat dinilai relevan untuk menjembatani perbedaan serta membantu penyelesaian konflik di berbagai belahan dunia.
Kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap bangsa-bangsa yang memperjuangkan keadilan disebut sebagai wujud pengamalan sila kedua Pancasila. Hal tersebut menunjukkan komitmen Indonesia terhadap nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
Kepada generasi muda, Yudian mengajak agar Pancasila tidak hanya dipahami sebagai simbol atau teks sejarah. Ia mendorong kaum muda menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Mengakhiri sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak persatuan. Apel Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Sikka turut dihadiri Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, unsur Forkopimda, DPRD, TNI-Polri, ASN, tokoh agama, mahasiswa, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....