Bantuan Belajar Sikka Utamakan Mahasiswa Miskin Berdasarkan Data Resmi Nasional
- 13 Jul 2026 16:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka menegaskan Program Bantuan Belajar merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan. Program tersebut diarahkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui mekanisme seleksi yang mengacu pada regulasi dan data resmi pemerintah.
Pelaksanaan program pada Tahun Anggaran 2025 menetapkan 80 mahasiswa sebagai penerima berdasarkan Keputusan Bupati Sikka Nomor 640/HK/2025 tentang Peserta Bantuan Belajar Tahun Anggaran 2025. Dari jumlah itu, bantuan terealisasi kepada 75 mahasiswa, sedangkan lima lainnya tidak menerima karena tiga mahasiswa telah memperoleh KIP Kuliah Reguler dan dua mahasiswa tidak melengkapi persyaratan administrasi hingga batas waktu yang ditentukan.
Pemerintah menjelaskan perbedaan antara jumlah mahasiswa yang diusulkan perguruan tinggi dengan jumlah penerima bantuan merupakan hasil proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Penetapan penerima dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), bukan atas pertimbangan subjektif ataupun usulan semata.
Dalam DTSEN, kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas berada pada Desil 1 hingga Desil 5 sebagai kategori miskin. Mahasiswa yang setelah diverifikasi berada pada Desil 6 sampai Desil 10 secara otomatis tidak memenuhi syarat sebagai penerima Bantuan Belajar meskipun telah diusulkan oleh perguruan tinggi.
Ketentuan tersebut diperkuat melalui Peraturan Daerah Kabupaten Sikka Nomor 4 Tahun 2025 tentang Bantuan Belajar serta Peraturan Bupati Sikka Nomor 23 Tahun 2025. Kedua regulasi itu menjadi dasar pelaksanaan program agar bantuan diberikan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai kebijakan nasional.
Pemerintah Kabupaten Sikka juga melakukan sejumlah perbaikan dalam pelaksanaan Program Bantuan Belajar Tahun 2026. Sosialisasi dilakukan lebih awal melalui media sosial resmi pemerintah, surat kepada seluruh kecamatan, dan pemberitahuan kepada perguruan tinggi sehingga informasi dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terus meningkat dengan jumlah pendaftar mencapai 441 mahasiswa. Pemerintah menargetkan sekitar 250 hingga 300 mahasiswa dari Desil 1 hingga Desil 5 dapat menerima bantuan setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan.
Proses seleksi tahun ini dirancang lebih ketat dan akuntabel melalui pemeriksaan administrasi, verifikasi dokumen, verifikasi lapangan ke seluruh kecamatan, hingga wawancara bersama tim dan psikolog. Seluruh tahapan tersebut menjadi dasar sebelum nama penerima ditetapkan melalui Keputusan Bupati Sikka.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, S.Sos., M.Th., mengatakan pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, bantuan pendidikan hanya akan mencapai tujuan apabila disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan sehingga mampu melahirkan generasi Sikka yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....