Pelajar Ende Dorong Bank Sampah Berbasis Komunitas

  • 31 Mei 2026 11:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Persoalan sampah yang terus menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) mendorong pelajar di Ende mencari solusi yang lebih berkelanjutan. Green Generation Syuradikara mendorong pengembangan bank sampah sebagai cara mengurangi limbah sekaligus memberi nilai ekonomi kepada masyarakat.

Dalam Program Cerita Langsung Bersama Komunitas (CLBK) Pro 2 RRI Ende, Selasa, 19 Mei 2026, Ketua Green Generation Syuradikara, Bernad Pepa Pande Lamuri, dan wakil ketua Nelvin menyoroti pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah. Menurut mereka, sampah tidak seharusnya berakhir begitu saja di TPA tanpa proses pemanfaatan lanjutan.

Nelvin mengatakan masyarakat perlu mulai melihat sampah sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai ekonomi. Salah satu cara yang dinilai efektif adalah melalui sistem bank sampah, di mana masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dipilah untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

Ia menilai konsep tersebut telah berhasil diterapkan di berbagai daerah dan berpotensi menjadi solusi bagi persoalan sampah plastik yang terus meningkat. “Kalau sampah bisa ditukar menjadi nilai ekonomi, masyarakat tentu akan lebih termotivasi untuk memilah dan mengelolanya,” ujarnya.

Menurut Bernad, persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi berikutnya. Karena itu, edukasi mengenai pemilahan sampah perlu dimulai sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga dewasa.

Green Generation sendiri telah menerapkan berbagai praktik sederhana di lingkungan sekolah, seperti membawa tumbler, mengurangi plastik sekali pakai, serta mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan dari lingkungan terdekat.

Mereka berharap konsep bank sampah dapat berkembang di Ende melalui kolaborasi antara masyarakat, sekolah, komunitas, dan pemerintah daerah. Selain membantu mengurangi volume sampah, program tersebut berpotensi menciptakan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan warga.

Bagi Green Generation, pengelolaan sampah bukan sekadar urusan kebersihan. Pengelolaan sampah yang baik merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....