Free Trade Zone Indonesia–Timor Leste, Bidik Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
- 30 Mei 2026 20:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Pemerintah Provinsi NTT terus mematangkan rencana pembentukan Free Trade Zone (FTZ) Indonesia–Timor Leste sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kawasan perbatasan sekaligus membuka pusat pertumbuhan baru di wilayah selatan Indonesia. Gagasan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Gubernur NTT, didampingi Wakil Gubernur, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah di ruang rapat Gubernur, Jumat, 29 Mei 2026.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa pembentukan FTZ merupakan agenda strategis yang memerlukan dukungan dan keputusan Pemerintah Pusat karena berkaitan langsung dengan kebijakan perdagangan internasional serta kerja sama antarnegara. Meski demikian, pemerintah daerah menilai kesiapan awal harus mulai dibangun dari tingkat daerah melalui perencanaan yang matang dan langkah-langkah konkret.
Gubernur Melki Laka Lena meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk mulai menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung sesuai bidang masing-masing. Persiapan tersebut mencakup pengumpulan data, penyusunan kajian, serta perencanaan program di sektor perdagangan, infrastruktur, logistik, UMKM, industri kecil menengah, pertanian, peternakan, keamanan kawasan perbatasan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Menurut pemerintah daerah, keberhasilan FTZ tidak hanya bergantung pada kebijakan perdagangan bebas, tetapi juga pada kesiapan ekosistem ekonomi yang mampu mendukung arus investasi, distribusi barang, dan pengembangan usaha masyarakat. Karena itu, hasil inventarisasi dan kajian dari setiap perangkat daerah akan kembali dibahas dalam rapat lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026.
Apabila terwujud, FTZ Indonesia–Timor Leste diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi NTT. Selain membuka peluang investasi dan memperluas akses pasar bagi UMKM serta IKM, kawasan perdagangan bebas ini juga diproyeksikan meningkatkan daya saing produk lokal dan memperkuat posisi NTT sebagai gerbang ekonomi strategis Indonesia di kawasan regional dan perbatasan dengan Timor-Leste.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....