Wisata Bahari Lembata Didorong lewat Turnamen Mancing

  • 27 Mei 2026 06:58 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Ajang Lembata Fishing Tournament 2026 sukses menarik peserta dari Indonesia hingga mancanegara dalam kompetisi memancing yang digelar di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
  • Ketua Panitia Lembata Fishing Tournament 2026, Heri Tanatawa Ladopirap mengatakan turnamen yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 23–24 Mei 2026 itu diikuti 19 tim dari berbagai daerah
  • eri menjelaskan, pelaksanaan turnamen menghadapi sejumlah kendala mulai dari persiapan singkat, penyesuaian jadwal, hingga keterbatasan anggaran.
  • emerintah daerah bersama panitia berencana menjadikan Lembata Fishing Tournament sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

RRI.CO.ID, Lembata – Ajang Lembata Fishing Tournament 2026 sukses menarik peserta dari Indonesia hingga mancanegara dalam kompetisi memancing yang digelar di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dinilai menjadi strategi baru promosi wisata bahari sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Ketua Panitia Lembata Fishing Tournament 2026, Heri Tanatawa Ladopirap mengatakan turnamen yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 23–24 Mei 2026 itu diikuti 19 tim dari berbagai daerah seperti Selayar, Kupang, Bali, Surabaya, hingga peserta luar negeri dari Timor Leste, Australia, Taiwan, Malaysia dan Arab Saudi.

Menurutnya, meski jumlah peserta belum mencapai target awal sebanyak 50 tim, antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi pengembangan wisata bahari di Lembata. Ia menilai kehadiran peserta internasional membuka peluang daerah itu lebih dikenal sebagai destinasi wisata memancing di Indonesia Timur.

“Tujuan utama kami bukan hanya kompetisi, tetapi memperkenalkan Lembata ke dunia sekaligus membangun persaudaraan antarpeserta,” ujarnya dalam wawancara bersama RRI Ende, Senin, 25 Mei 2026.

Heri menjelaskan, pelaksanaan turnamen menghadapi sejumlah kendala mulai dari persiapan singkat, penyesuaian jadwal, hingga keterbatasan anggaran. Namun, kolaborasi pemerintah daerah dan pihak swasta membuat kegiatan tetap berjalan hingga penutupan berlangsung lancar.

Selain menjadi promosi wisata, turnamen tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Nelayan di sekitar lokasi dilibatkan sebagai penyedia kapal dan pemandu spot memancing bagi peserta dari luar daerah.

Ia menambahkan, peserta mengaku terkesan dengan panorama laut, pegunungan, dan keramahan masyarakat Lembata. Bahkan sejumlah peserta luar negeri menyatakan akan kembali pada pelaksanaan tahun berikutnya dengan membawa lebih banyak pemancing.

Pemerintah daerah bersama panitia berencana menjadikan Lembata Fishing Tournament sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....