TASPEN Ende Imbau Peserta Waspada Modus Penipuan Digital
- 29 Mei 2026 19:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – PT TASPEN (Persero) Cabang Ende mengimbau seluruh peserta agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN. Imbauan tersebut disampaikan pada Jumat, 29 Mei 2026, menyusul meningkatnya ancaman penipuan digital melalui pesan singkat, telepon, hingga tautan palsu yang menyerupai layanan resmi perusahaan.
Branch Manager PT TASPEN (Persero) Cabang Ende, Frans Davids Masonibe, menjelaskan bahwa pelaku penipuan kini menggunakan berbagai cara untuk meyakinkan korban. Ia mengungkapkan, modus yang digunakan mulai dari menawarkan percepatan layanan, pencairan dana, hingga kenaikan manfaat dengan syarat tertentu.
“Jika ada pihak yang meminta PIN, OTP, ataupun transfer dana dengan mengatasnamakan TASPEN, dapat dipastikan itu merupakan penipuan,” ujarnya.
| Baca juga: Lima SMP Ikuti Program School Collabs 2026 |
Ia mengungkapkan, seluruh layanan TASPEN diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Menurutnya, informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan dan bukan melalui tautan yang dibagikan secara acak.
Frans mengatakan, peserta diharapkan tidak terburu-buru saat menerima informasi yang mencurigakan. Ia menjelaskan, langkah paling penting adalah memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum memberikan data pribadi.
“TASPEN tidak pernah meminta data rahasia peserta dalam bentuk apa pun. Karena itu, peserta harus lebih tenang dan teliti dalam merespons setiap pesan ataupun telepon yang diterima,” katanya.
Ia menambahkan, TASPEN telah menyediakan berbagai kanal resmi yang dapat digunakan peserta untuk melakukan verifikasi informasi. Kanal tersebut meliputi layanan call center 1500919, website resmi TASPEN, media sosial resmi, hingga kantor cabang terdekat.
Selain itu, peserta di wilayah Flores dan Lembata juga dapat memanfaatkan layanan WhatsApp resmi TASPEN Cabang Ende di nomor 0812-3656-4145. Ia menambahkan, seluruh laporan dari peserta akan ditindaklanjuti secara serius bersama aparat penegak hukum.
“Partisipasi aktif peserta dalam melaporkan indikasi penipuan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan layanan bersama,” ucapnya.
Frans berharap seluruh peserta semakin meningkatkan kewaspadaan di tengah perkembangan layanan digital saat ini. Menurutnya, sikap kritis dan tidak mudah percaya menjadi langkah utama untuk menghindari tindak penipuan.
“Jika menerima telepon atau pesan mencurigakan, segera blokir dan laporkan kepada TASPEN agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....