MTsN 1 Ende Gandeng Puskesmas Skrining Kesehatan Murid

  • 11 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – MTs Negeri 1 Ende bekerja sama dengan Puskesmas Kota Ende menggelar pemeriksaan dan skrining kesehatan bagi para murid, Selasa 11 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah madrasah memantau kondisi kesehatan peserta didik sekaligus mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Tim kesehatan yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut terdiri atas lima perawat dan satu dokter gigi. Pelayanan turut didukung empat siswa praktik pengalaman lapangan (PPL) dari SMK Muktiyaca dan SMK Santa Thomas Maumere.

Beragam layanan diberikan kepada murid dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala hingga pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Petugas juga melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin untuk mendeteksi risiko anemia yang cukup rentan dialami remaja.

Selain pemeriksaan fisik, murid mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), penyuluhan kesehatan reproduksi, serta skrining kesehatan jiwa. Skrining kebugaran juga dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi fisik murid secara lebih menyeluruh.

Kepala MTsN 1 Ende, H. Muhammad Tata, mengapresiasi dukungan Puskesmas Kota Ende dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kondisi kesehatan murid memiliki kaitan erat dengan kemampuan mereka mengikuti proses pembelajaran di madrasah.

Ia menilai pemeriksaan secara berkala penting agar masalah kesehatan yang dialami murid dapat diketahui lebih awal. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi dasar bagi madrasah dan tenaga kesehatan untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Kerja sama MTsN 1 Ende dan Puskesmas Kota Ende diharapkan tidak berhenti pada kegiatan skrining. Pemantauan kesehatan secara berkelanjutan dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang dan kebugaran murid.

Melalui kegiatan tersebut, madrasah tidak hanya menempatkan kesehatan sebagai urusan ketika murid sakit, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pencegahan. Deteksi dini terhadap anemia, kesehatan jiwa, kebugaran, dan kesehatan reproduksi diharapkan membantu murid menjalani aktivitas belajar dengan kondisi yang lebih prima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....