Delapan Desa Flores Timur Rawan Banjir Lahar Lewotobi

  • 27 Mei 2026 21:21 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Delapan desa di Kabupaten Flores Timur masuk zona rawan ancaman banjir lahar hujan Gunung Lewotobi Laki-laki hingga Rabu, 27 Mei 2026. Badan Geologi meminta warga di sekitar aliran sungai meningkatkan kewaspadaan karena material erupsi masih menumpuk di lereng gunung dan berpotensi terbawa hujan deras.

Ancaman lahar dingin dinilai semakin serius seiring status Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih berada pada level Siaga. Material vulkanik yang tersimpan di kawasan puncak berpotensi turun melalui aliran sungai dan mengarah ke permukiman warga apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan pemetaan terbaru, desa yang berada di jalur rawan banjir lahar meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote, dan Nurabelen. Warga di kawasan tersebut diminta terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai.

Selain ancaman lahar dingin, hujan abu vulkanik juga mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Badan Geologi merekomendasikan warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu.

Abu vulkanik juga berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Otoritas terkait mengingatkan operasional bandara dapat terganggu sewaktu-waktu apabila sebaran abu mengarah ke jalur penerbangan pesawat.

Untuk mengantisipasi potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki terus bersiaga di lokasi rawan terdampak. Posko koordinasi darurat juga dibuka selama 24 jam di Desa Pululera guna mempercepat respons apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik maupun banjir lahar.

Masyarakat di wilayah rawan diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman apabila melihat perubahan kondisi sungai, terutama air yang berubah keruh pekat atau membawa material vulkanik dalam jumlah besar. Pemerintah daerah bersama PVMBG juga terus memperkuat koordinasi untuk memastikan jalur evakuasi dan penyelamatan warga tetap aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....