Ekspansi Jagung Industri di Lembata Ditarget Mulai Pertengahan Tahun
- 27 Mei 2026 20:08 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Pengembangan jagung industri di Kabupaten Lembata ditargetkan mulai dilaksanakan pada periode Juni hingga Juli 2026. Hal ini dibahas dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Lembata bersama Lembaga Kajian dan Advokasi Rakyat Indonesia (LKARI) di ruang kerja Bupati Lembata, Selasa 26 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap rencana ekspansi pengembangan jagung hibrida yang akan dilakukan LKARI di Kabupaten Lembata. Sejumlah lahan di wilayah Weipae dan Bean disiapkan sebagai lokasi awal pengembangan pertanian jagung industri.
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengatakan pengembangan sektor pertanian harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Menurutnya, program pertanian jagung sejalan dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
“Kami melihat potensi yang sangat besar dan program ini sangat relevan dengan apa yang sedang kami perjuangkan untuk kemajuan Lembata,” ujar Bupati.
Selain menyiapkan lahan pengembangan, pemerintah daerah juga akan membantu penyediaan bibit awal dan pendampingan melalui tenaga penyuluh pertanian. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mengembangkan pertanian secara lebih produktif dan terukur.
Pemerintah Kabupaten Lembata juga sedang menyiapkan kawasan klaster Botani sekitar 200 hektar untuk mendukung pengembangan pertanian pada musim tanam tahun ini. Kawasan tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pertanian dan mendukung peningkatan hasil produksi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diminta segera menyiapkan naskah kerja sama antara pemerintah daerah dan LKARI. Program pengembangan jagung industri tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lembata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....