Musyawarah Desa Kokowahor Perkuat Langkah Cegah Rabies

  • 27 Mei 2026 06:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka memperkuat langkah pencegahan penyebaran rabies melalui Musyawarah Desa Penanggulangan dan Penanganan Rabies, Senin 25 Mei 2026. Forum ini menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi ancaman rabies yang dinilai dapat membahayakan keselamatan warga di wilayah pedesaan.

Kegiatan tersebut mendapat pengawalan sekaligus pemantauan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Kokowahor, AIPTU Hadi Saputra. Kehadiran unsur kepolisian menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan masyarakat dari dampak penyakit menular hewan itu.

Musyawarah resmi dibuka Ketua BPD Desa Kokowahor dan dihadiri unsur pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Hadir pula perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Babinsa, kepala dusun, RT/RW, kader kesehatan, tenaga pendidik, hingga tokoh masyarakat.

Fokus utama musyawarah mengarah pada edukasi teknis terkait rabies yang disampaikan dokter hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka. Materi mencakup bahaya rabies, langkah pencegahan, penanganan dini korban gigitan, hingga strategi mitigasi jika ditemukan hewan penular rabies di lingkungan warga.

Dalam penyampaian materi, forum juga membahas pembentukan Tim Reaksi Cepat Penanganan Rabies tingkat desa. Tim ini disiapkan menjadi garda pertama dalam menerima laporan, menindaklanjuti dugaan kasus, serta mempercepat koordinasi penanganan hewan yang terindikasi terpapar.

Peserta musyawarah juga menyepakati sejumlah langkah lanjutan, termasuk penetapan waktu pelaksanaan kerja tim agar penanganan berjalan terukur dan efektif. Kesepakatan itu diharapkan menjadi pijakan operasional dalam mempercepat respons desa terhadap potensi kasus rabies.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari warga dan unsur terkait. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya penanggulangan rabies secara terpadu.

Diakhir kegiatan seluruh pihak menandatangani berita acara sebagai bentuk komitmen bersama menjalankan hasil musyawarah. Pemerintah Desa Kokowahor berharap langkah preventif ini mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah dan menangani rabies secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....